Rabu, 05 Agustus 2020

Pertemuan luar biasa Pemburu Yowie


David Taylor, warga Australia yang telah mengumpulkan bukti tentang Yowie selama 12 tahun terakhir di seluruh lokasi di Queensland, mengungkapkan pertemuan mengerikan yang dialaminya, dan percaya bahwa dia memiliki bukti yang dapat membuktikan keberadaan makhluk tersebut.

Meskipun dia mengaku telah melihat Yowie ratusan kali, tidak ada yang dapat menandingi kegembiraan saat mengalami pertemuan pertamanya. Pertemuan itu terjadi pada tahun 2008 di Taman Nasional Dularcha.

Taylor mengatakan dia sedang naik sepeda dengan mantan rekannya di daerah pedalaman yang dalam, saat keduanya menjadi tersesat dan tiba-tiba merasakan seperti sesuatu yang berbahaya sudah mendekat.

"Sesuatu membuat saya melihat ke arah kiri, saya tidak melihat apa-apa, saya tidak mendengar apa-apa, saya tidak mencium bau apa pun, ke (sesuatu) di mana saya harus melihat."

"Itu sangat besar. (Sesuatu) itu mengambil tiga langkah. Langkah pertama melintasi jalan selebar mobil, langkah kedua ke semak-semak, dan langkah ketiga (sesuatu) itu benar-benar hilang."

"Yowie itu hanya berjarak 100 meter, tingginya 7 kaki, dan memiliki perpaduan yang aneh antara karakteristik manusia dan mirip kera."

"(Yowie) itu tampak seperti kera karena rambutnya, tetapi ia memiliki karakteristik manusia yang nyata dalam hal fisik dan perilakunya. Ciri wajahnya lebih manusia dan beberapa bagian rambutnya dikepang."

"Adrenalin yang datang meledak. Saya hanya ingin keluar dari sana secepat mungkin."


Kejadian itu membuat Taylor terpikat pada pencarian makhluk mitos tersebut, dan sejak saat itu dia melihat Yowie di Sunshine Coast, Gold Coast, dan di Ingham.

Selama pencariannya, Taylor percaya bahwa dia telah memotret beberapa Yowie di semak belukar, menemukan pisang yang setengahnya telah dimakan oleh mereka, dan juga menemukan beberapa jejak kaki besar yang diyakini milik Yowie.


"Saya mengalami saat mereka menggeram kepada saya, ada batu yang dilemparkan ke arah saya, dan saya mengalami (perjumpaan di mana) cabang-cabang pohon dilempar ke arah saya, yang lebih mirip pohon daripada cabang (pohon)."


"Ada kalanya saya memiliki sekitar empat atau lima Yowie di sekitar saya, dan jika mereka ingin membunuh saya, mereka bisa dengan mudah melakukannya.
"


Taylor percaya Yowie sangat teritorial, tetapi tidak bersifat kekerasan.

Meskipun selama bertahun-tahun telah mengambil banyak foto, dia mengaku banyak dari foto-foto tersebut berkualitas buruk, tetapi mengatakan penjelasannya sederhana.

"Orang-orang tidak mengerti bahwa sensasi (perjuangan) yang anda alami ketika anda melihat (Yowie) itu tidak dapat dikendalikan dan anda memiliki waktu maksimal tiga detik sebelum mereka (Yowie) menghilang."


"Jadi, pada saat anda mencoba mengendalikan (perasaan) gemetar, dan anda mencoba mengeluarkan kamera, itu sebabnya anda mendapat banyak foto yang blur/buram."


Taylor mengatakan dia mengerti mengapa beberapa orang tidak percaya pada Yowie, namun mendorong orang-orang untuk mencari tahunya sendiri.

"Pepatah saya adalah, Hei, jika kamu tidak percaya pada saya, keluarlah bersama saya selama seminggu dan lihat apa yang kamu pikirkan setelah itu."

(Sumber : Yowie researcher claims to have had an encounter with a yowie in the bush )

3 komentar: