Senin, 01 Juni 2020

Legenda Slender Man


Slenderman (atau Slender Man) adalah karakter fiksi yang dibuat oleh Eric Knudsen pada tahun 2009.

Kisah-kisah Slenderman biasanya menampikan karakter ini membuntuti, menculik, atau membuat seseorang menjadi trauma, terutama anak-anak.

  • Asal terciptanya Slender Man

  • Slender Man dibuat pada 10 Juni tahun 2009 dalam situs forum Something Awful. Forum ini adalah kontes Photoshop di mana pengguna ditantang untuk "membuat gambar paranormal".

    Erick Knudsen (dengan nama samaran Victor Surge), membuat dua gambar berwarna hitam-putih dari sekelompok anak-anak dan menambahkan sosok bertubuh tinggi, kurus, dan berpakaian hitam.



    Meski sebelumnya hanya berupa foto, Surge melengkapinya dengan potongan teks (keterangan/kutipan), dugaan dari para saksi, yang menggambarkan penculikan terhadap kelompok anak-anak dan memberi karakter itu nama "The Slender Man."


    Kutipan dalam foto pertama :

    "Kami tidak ingin pergi, kami tidak ingin membunuh mereka, tetapi kesunyian yang terus-menerus dan lengan yang memanjang menakuti dan menghibur kami pada saat yang bersamaan..."

    - 1938, photographer unknown, presume dead.

    Kutipan dalam foto kedua :

    "Satu dari dua foto yang ditemukan dari kebakaran Perpustakaan Kota Stirling. Terkenal karena diambil pada hari di mana empat belas anak menghilang dan untuk apa yang disebut sebagai "The Slender Man". Kelainan bentuk dikutip sebagai kecatatan film oleh pihak berwenang. Kebakaran di perpustakaan terjadi satu minggu kemudian. Foto yang sebenarnya disita sebagai barang bukti".

    — 1986, photographer: Mary Thomas, missing since June 13th, 1986.

    Penambahan teks ini secara efektif, mengubah foto menjadi karya fiksi. Postingan berikutnya diperluas pada karakter, menambahkan visual dan isi karangan mereka sendiri.

    Erick terinspirasi untuk menciptakan Slender Man terutama oleh That Insidious Beast (Zack Parson), The Mist (Stephen King), dari laporan shadow people, Mothman dan Mad Gasser of Mattoon.



    Inspirasi lainnya termasuk the Tall Man dari film Phantasm, H. P. Lovecraft, karya surealis William S. Burroughs, serta game Silent Hill dan Resident Evil.


    Makhluk fiksi lain sebelumnya, yang mirip dengan Slender Man, adalah The Gentlemen dari Buffy the Vampire Slayer episode, "Hush".


    Slender Man juga terkadang dibandingkan dengan Jack Skellington, karakter dari film The Nightmare Before Christmast.


  • Referensi awal

  • *) Lukisan Gua di Brazil

    Referensi paling awal yang diperdebatkan tentang legenda Slender Man berada di lukisan gua yang ditemukan di Taman Nasional Serr da Capivara, yang diyakini berasal dari tahun 9.000 SM. Lukisan-lukisan ini memperlihatkan karakter memanjang aneh yang menuntun seorang anak dengan tangannya.


    *) Hieroglif Mesir

    Referensi ini berasal dari sekitar 3.100 SM di Mesir, di mana ukiran hieroglif yang mewakili seorang pencuri ditemukan di makam firaun, dan dikabarkan telah memiliki semacam pertemuan dengan sesosok makhluk.

    Ukirannya memperlihatkan sosok aneh dengan banyak anggota tubuh bagian atas yang belum pernah ditemukan dalam bahasa hieroglif lainnya.


    *) German Woodcuts

    Selama pertengahann abad ke-16, Hans Freckenberg, Penebang kayu Jerman terkenal, menciptakan setidaknya dua potongan kayu yang menampilkan karakter yang Freckenberg gambarkan sebagai Der Ritter (The Knight), yang ditemukan di Kastil Halstberg pada tahun 1883.


    Banyak yang bersikeras bahwa karakter Freckenberg mewakili "Der Großmann" (the Tall Man).

    Menurut legenda, Der Großmann adalah peri yang tinggal di Hutan Hitam (Black Forest). Anak-anak nakal yang bergerak ke hutan pada malam hari akan dikejar-kejar oleh "Der Großmann", yang tidak akan berhenti mengejar sampai sosok ini menangkap mereka atau anak-anak tersebut dipaksa memberi tahu orang tua mereka tentang kesalahan yang mereka lakukan.


    Ada laporan dari jurnal lama yang berasal dari sekitar tahun 1702 :

    "Anakku, Larsku...dia menghilang. Diambil, dari tempat tidurnya. Satu-satunya yang kami temukan hanyalah secarik pakaian hitam. Terasa seperti kapas, tetapi lebih lembut...lebih tebal. Lars masuk ke kamar saya kemarin, berteriak bahwa 'Malaikat ada di luar !'. Saya bertanya kepadanya apa yang sedang dia bicarakan, dan dia menceritakan kepada saya beberapa cerita dongeng tentang Der Großmann."

    "Dia berkata dia pergi ke kebun di desa kami dan menemukan salah satu sapi saya mati, tergantung di pohon. Awalnya saya tidak memikirkannya...tetapi sekarang, dia sudah hilang. Kami harus menemukan Lars, dan keluarga saya harus pergi sebelum kita terbunuh. Maafkan saya, anakku...Saya seharusnya mendengarkan. Semoga Tuhan mengampuni saya."


    *) Mitologi Rumania

    Ada dongeng Rumania yang menceritakan legenda Tall Man, dengan deskripsi yang mungkin diambil untuk merujuk pada Slender Man.

    "The Tall Man itu berdiri di tanah terbuka, berpakaian seperti bangsawan, semuanya hitam. Bayang-bayang terbentang di atasnya, gelap seperti awan kegelapan. Dia memiliki banyak lengan, semuanya panjang dan tanpa tulang seperti ular, semua tajam seperti pedang, dan lengan-lengan itu menggeliat seperti cacing pada paku. Dia tidak berbicara, tetapi membuat niatnya diketahui."

    *) Mitologi Inggris

    Ada mitos yang merujuk pada "Tree Man", yang dikatakan memiliki tubuh kurus dengan bagian tubuh yang terlihat seperti cabang-cabang pohon.

    Dia diketahui hanya terlihat di hutan dan digunakan sebagai cerita yang diceritakan oleh orang tua kepada anak-anak mereka untuk mencegah perilaku buruk.

    Ada juga beberapa anak hilang yang dikatakan terkait dengan "Tree Man".

  • Deskripsi Slender Man

  • Karena Slender Man telah berevolusi tanpa "Canon" resmi (cerita utama/cerita asli dari pengarang aslinya) untuk referensi, sehingga penampilan, motif, kebiasaan, dan kemampuannya tidak tetap, tetapi berubah tergantung pada si pencerita/pendongeng.

    Slender Man paling sering digambarkan sebagai sosok bertubuh kurus, sangat tinggi, dengan lengan panjang (atau bisa berupa tentakel panjang) dan tidak wajar, yang dapat memanjang untuk menangkap korbannya.


    Begitu lengannya memanjang, korban akan masuk ke dalam keadaan terhipnotis, mereka sama sekali tak berdaya untuk menghentikan diri mereka sendiri berjalan ke arah Slender Man.


    Slender Man juga dapat membuat sulur dari jari-jarinya dan dari punggungnya, yang dia gunakan untuk berjalan dengan cara yang mirip dengan yang dilakukan Doctor Octopus.


    Dalam sebagian besar cerita, wajahnya berwarna putih (seperti tertutup kain putih), dan tidak berbentuk, tetapi terkadang wajahnya tampak berbeda bagi siapa pun yang melihatya. Sosok ini juga mengenakan pakaian hitam (jas) dan dasi atau syal gelap berwarna hitam, merah atau abu-abu.

    Slender Man sering dikaitkan dengan hutan, lokasi yang ditinggalkan, di pinggiran kota dan memiliki kemampuan teleportasi.

    Berada dekat dengan Slender Man seringkali memicu "Slender sickness," serangan paranoia, mimpi buruk, dan delusi yang cepat disertai mimisan.

    Kisah-kisah awal menampilkan Slender Man yang menargetkan anak-anak atau orang dewasa muda. Menyelidiki Slender Man diklaim akan menarik perhatiannya.

    Sering dikatakan bahwa sosok ini menikmati orang-orang yang menjadi terlalu paranoid tentang keberadaannya, dengan sengaja memberi pandangan sekilas (penampakan) tentang dirinya sendiri untuk lebih menakuti mereka.

    Setelah Slender Man menculik anak-anak, sosok ini biasanya langsung menghilang, sehingga tujuan atau motif dia melakukan hal itu tetap tidak diketahui.


    Slender Man juga sering tampak melayang daripada berjalan, yang menunjukkan kemungkinan dia lebih ke makhluk halus daripada makhluk atau manusia. Ini juga akan menjelaskan mengapa dia tetap dapat bergerak meskipun tubuhnya tidak proporsional.

    Marble Hornets memperkenalkan gagasan bahwa Slender Man dapat menggangu rekaman video, serta audio, dan mengenalkan "simbol Slender Man".


    Troy Wagner, pencita Marble Hornets, menganggap teror Slender Man dengan sifat mudah dibentuknya : orang dapat membentuk Slender Man menjadi apa pun yang paling menakutkan bagi mereka.

    Kekerasan grafis atau kengerian pada tubuh manusia jarang tejadi dalam mitos Slender Man, dengan banyak narasi memilih untuk membiarkan nasib korbannya tidak jelas.

    Kesuksesan karakter Slender Man, di mana pengguna dapat dengan mudah mengadaptasi untuk membuat cerita baru, membantu menginspirasi budaya kolaboratif yang muncul di sekitar Slender Man, daripada mengistimewakan pilihan pencipta tertentu sebagai Canon, membuat Slender Man mirip dengan urban legend.

    Meskipun hampir semua pengguna memahami bahwa Slender Man tidak nyata, mereka menyingkirkan kepercayaan itu agar kisahnya lebih asyik saat didengar.

    Mereka menambahkan rasa keaslian dan mengaburkan batas antara legenda dan kenyataan, menjaga makhluk itu sebagai obyek dialektika. Hal ini menyebabkan kebingungan tentang asal dan tujuan karakter tersebut.

    Hanya 5 bulan setelah terciptanya karakter ini, penyiar radio George Noory di Coast to Coast AM (acara panggilan radio untuk teori paranormal dan konspirasi), mulai menerima telepon yang bertanya tentang Slender Man.

    2 tahun kemudian, sebuah artikel di Minneapolis Star Tribune menggambarkan asal-usulnya sebagai "sulit untuk ditentukan".

    Eric Knudsen telah berkomentar bahwa meskipun Slender Man diciptakan di forum Something Awful, banyak orang masih menghibur diri mereka sendiri mengenai kemungkinan bahwa sosok ini mungkin nyata.

    Beberapa orang bahkan mengklaim penampakannya. Slender Man dikatakan kebanyakan terlihat pada malam hari, mengintip ke jendela yang terbuka, dan menampakkan diri di depan pengendara motor yang sendirian di jalan-jalan terpencil.


  • Viral

  • Slender Man segera menjadi viral, menghasilkan banyak karya fanart, cosplay, dan fiksi online yang dikenal sebagai creepypasta.

    Kisah-kisah teror yang diceritakan dalam creepypasta mudah disalin dan menyebar denggan cepat dari satu situs ke situs lainnya. Dari pencipta aslinya, Slender Man menjadi subjek banyak sekali cerita oleh banyak penulis dalam sebuah mitos besar.


    Banyak aspek dari mitos Slender Man pertama kali muncul di thread asli Something Awful.

    Salah satu tambahan paling awal ditambahkan oleh pengguna forum bernama "Thoreau-Up", yang menciptakan cerita-cerita rakyat di Jerman pada abad ke-16 yang melibatkan karakter Der Groẞman, rujukan awal ke Slender Man.

    Seri video pertama yang melibat Slender Man berevolusi dari postingan oleh pengguna "ce gars". Ini bercerita tentang seseorang bernama Alex Kralie yang menemukan sesuatu yang mengganggu saat merekam proyek, Marble Hornets.

    Seri video yang diterbitkan bergaya found footage di YouTube, menggambarkan pengalaman fiksi pembuat film dengan Slender Man.

    Pada tahun 2013, Marble Hornets memiliki lebih dari 250.000 pelanggan di seluruh dunia dan telah menerima 55 juta tampilan. Serial-serial YouTube bertema Slender Man lainnya, termasuk EverymanHYBRID dan TribeTwelve.

    Slender Man diadaptasi menjadi video game berjudul Slender: The Eight Pages Pada tahun 2012. Pada bulan pertama perilisannya, game ini telah diunduh lebih dari 2 juta kali.


    Beberapa variasi populer dari permainan ini, termasuk Slenderman's Shadow, dan Slender Man untuk iOS, yang menjadi unduhan aplikasi terpopuler kedua. Sekuel Slender: The Eight Pages, yaitu Slender: The Arrival , dirilis pada 2013.

    Pada tahun 2018, film berjudul Slender Man dirilis. Film ini menceritakan empat gadis SMA yang melakukan ritual untuk membuktikan mitos makhluk bernama Slender Man.


    Di luar fiksi online, Slender Man telah menjadi ikon internet dan telah memengaruhi budaya populer, salah satunya dalam permainan video Minecraft dengan karakter bernama Enderman.


  • Insiden penusukan Waukesha

  • Pada 31 Mei tahun 2014, dua gadis berusia 12 tahun menikam teman sekelasnya yang berusia 12 tahun sebanyak 19 kali di Waukesha, Wisconsin.

    Setelah kedua pelaku meninggalkan tempat kejadian, dengan terluka serius, korban berhasil merangkak keluar dari hutan menuju jalan, di mana pengendara sepeda motor yang lewat, menemukannya, membawanya ke rumah sakit dan memberi tahu pihak berwenang mengenai kejadian tersebut.

    Kedua gadis kemudian ditangkap dan didakwa dengan percobaan pembunuhan tingkat pertama yang disengaja.

    Ketika ditanya oleh pihak berwenang, mereka dilaporkan mengklaim bahwa mereka ingin melakukan pembunuhan sebagai langkah pertama untuk menjadi proxy (pelayan/seseorang yang jatuh di bawah pengaruh Slender Man) bagi Slender Man, setelah membaca kisahnya secara online.

    Mereka juga menyatakan bahwa mereka takut Slender Man akan membunuh keluarga mereka jika mereka tidak melakukan pembunuhan.


    Terdakwa diadili sebagai orang dewasa dan mengaku bersalah atas serangan itu, namun berpendapat di pengadilan bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas tindakan mereka karena keduanya telah didiagnosis memiliki penyakit mental.

    Salah satu gadis mengatakan bahwa Slender Man mengawasinya, dapat membaca pikiran dan dapat berteleportasi.

    Pada 4 Juni 2014, dalam sebuah pernyataan kepada media, Eric Knudsen mengatakan :

    "Saya sangat bersedih dengan tragedi di Wisconsin dan hati saya tertuju pada keluarga mereka yang terkena dampak tindakan mengerikan ini."

    Pada 1 Februari 2018, Associated Press melaporkan bahwa Geyser telah dijatuhi hukuman 40 tahun di rumah sakit jiwa Wisconsin, hukuman maksimum diizinkan.

  • Insiden lain

  • Insiden di Waukesha menimbulkan kepanikan moral nasional atas Slender Man di seluruh Amerika Serikat.

    Orang tua di seluruh negara menjadi khawatir tentang potensi bahaya yang mungkin ditimbulkan oleh cerita tentang Slender Man bagi keselamatan anak-anak mereka.

    Kepala Polisi Waukesha, Russel Jack, mengatakan bahwa insiden ini menjadi peringatan bagi orang tua akibat dari mengizinkan anak-anak mengakses internet tanpa pengawasan orang dewasa.

    "Menjaga anak-anak tetap aman lebih menantang daripada tahun-tahun sebelumnya. Internet telah mengubah cara kita hidup. Penuh dengan informasi dan situs luar biasa yang mengajarkan dan menghibur. Internet juga bisa penuh dengan hal-hal yang gelap dan jahat." (sebuah peringatan yang dipublikasikan oleh banyak outlet media)

    Setelah mendengar cerita itu, seorang wanita tak dikenal dari Cincinnati, Ohio, mengatakan kepada seorang reporter TV WLWT pada Juni 2014 bahwa putrinya yang berusia 13 tahun telah menyerangnya dengan pisau, dan telah menulis fiksi mengerikan, beberapa melibatkan Slender Man, yang dikatakan memotivasi serangan itu.

    Pada 4 September 2014, seorang gadis berusia 14 tahun di Port Richey, Florida, diduga membakar rumah keluarganya, saat ibu dan saudara lelakinya yang berusia sembilan tahun masih berada di dalam rumah.

    Polisi melaporkan bahwa gadis itu telah membaca cerita online tentang Slender Man dan juga manga pemakan jiwa Atsushi Ōkubo.

    Eddie Daniels dari Kantor Sheriff Pasco County mengatakan gadis itu "telah mengunjungi situs web yang berisi banyak informasi dan cerita Slender Man [...] Akan lebih aman untuk mengatakan ada hubungannya dengan itu."

    Selama epidemi awal, upaya percobaan bunuh diri oleh kaum muda berusia 12 hingga 24 tahun di Pine Ridge Indian Reservation, disebut-sebut dipengaruhi oleh Slender Man.

    Presiden suku Oglala Sioux mencatat bahwa banyak penduduk asli Amerika secara tradisional percaya pada "roh bunuh diri", yang mirip dengan Slender Man.

    Suku Sioux lain telah menggambarkan "Big Man" sebagai pembawa pesan atau tanda, memperingatkan bahwa masyarakat berkembang ke arah yang berbahaya.

    Penikaman Waukesha dan perhatian negatif media yang ditimbulkan olehnya, telah mengubah legenda Slender Man dan komunitas online di dalamnya.

    Sementara itu, sekitar waktu yang sama, karakter Slender Man telah kehilangan banyak popularitas aslinya. Sebagian besar blog asli yang pernah dikhususkan untuk Slender Man ditutup sepenuhnya atau menjadi kurang populer.

    Kehadiran Slender Man dalam budaya populer mainstream juga berkontribusi pada penurunan seberapa menakutkannya sosok ini bagi banyak orang.

    Akhir tahun 2010-an, mulai adanya peningkatan penggambaran Slender Man yang penuh kebaikan, dengan banyak yang menggambarkannya sebagai antihero yang melindungi anak-anak, yang menjadi korban dari pengganggu, meskipun seringkali dengan cara kekerasan.

    Dalam beberapa penggambaran Slender Man dari akhir 2010-an, dia memiliki seorang putri bernama Skinny Sally, yang digambarkan sebagai seorang gadis muda yang dipenuhi luka dan memar. Slender Man terkadang sering digambarkan membawa Skinny Sally di pundaknya dan melindunginya.


    Lynn McNeill, asisten profesor cerita rakyat di Universitas Utah State, mengamati bahwa peningkatan penggambaran yang baik dari Slender Man tampaknya telah dimulai tak lama setelah penusukan di Waukesha dan menyatakan bahwa tren menuju Slender Man yang baik hati ini mungkin merupakan reaksi dari penggemar karakter ini.

  • Pengaruh cerita rakyat

  • Dalam sebuah wawancara di situs web inews.co.uk, pada Januari tahun 2017, ahli cerita rakyat Amerika, Andrea Kitta, mengungkapkan pandangan tentang apakah dongeng/cerita rakyat bisa berubah menjadi berbahaya :

    "Internet tentu saja membantu menyebarkan mitos urban modern dengan lebih cepat dan lebih luas dari sebelumnya. Ini kurang lebih persis seperti cerita rakyat tradisional."

    "Satu-satunya perbedaan dalam beberapa kasus adalah bahwa orang dapat memasukkan gambar dengan cerita, yang akan menambah kepercayaannya."

    "Tapi semua bentuk cerita rakyat ini memiliki banyak kesamaan. Mereka cenderung terjadi di masa atau masa bersejarah, mereka dapat dipercaya, dan mereka memiliki variasi."

    "Urban legend terkadang disalah artikan dengan salah karena peristiwa yang mengejutkan. Namun, ada juga kemungkinan mereka bisa memberi pengaruh."

    "Kadang-kadang orang menggunakan cerita rakyat sebagai kambing hitam, mungkin yang paling terkenal di Satanic Panic tahun 1980an. Kita akan lalai untuk menganggap bahwa cerita rakyat aman atau tidak berbahaya."


    Kesimpulannya, cerita rakyat tidak selalu berbahaya, tetapi kita harus waspada ketika itu disalahkan untuk hal-hal buruk yang dilakukan oleh seseorang.

    Dalam buku Folklore, Horror Stories, and the Slender Man: The Development of an Internet Mythology, Profesor Shira Chess dari Universitas Georgia, menghubungkan Slender Man dengan cerita rakyat kuno tentang peri.

    Seperti halnya peri, penampilan Slender Man tidak jelas dan sering berubah bentuk untuk mencerminkan apa yang diinginkan atau ditakuti oleh siapa saja yang melihatnya. Slender Man menculik anak-anak dengan hutan dan tempat liar sebagai rumahnya.

    Konsep Erick mengenai Slender Man adalah : "untuk merumuskan sesuatu yang motivasinya hampir tidak dapat dipahami, dan [yang menyebabkan] kegelisahan dan teror pada populasi umum."

    (Sumber : Slender Man, The Slender Man, The Truth About Slenderman)

    6 komentar:

    1. Lanjut boss.. panjang tp ga ngebosenin ✌️

      BalasHapus
    2. Ini yang jadi kiblat anak kecil yang membunuh anak kecil tetangganya di Indonesia beberapa waktu lalu ...
      Kisah ini bisa dipahami betul oleh si anak dan tega melakukan pembunuhan dengan berkiblat pada karakter ini

      BalasHapus
      Balasan
      1. Yup, karakter Slender Man memang dikabarkan menginspirasi pembunuhan tersebut..

        Hapus
    3. Apa yg sebenarnya memotivasi anak2 itu jadi pembunuh atau agresif, apakah memang ada pesan tersembunyi di tampilan atau ceritanya slenderman? tentu yg mengarang itu harus bertanggung jawab.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Saya kutip dari republika.co.id : "Dari tontonan film horor dan berbagai adegan kekerasan itulah, NF diduga terinspirasi dan termotivasi melakukan pembunuhan keji terhadap seorang balita. Salah satu film yang kerap ditonton oleh pelaku yakni film Chucky."

        Hapus