Minggu, 03 Mei 2020

Teori Konspirasi Avril Lavigne


Sebuah rumor mengatakan bahwa pada tahun 2003, penyanyi Avril Lavigne telah meninggal dan digantikan oleh seseorang bernama Melissa Vandella.

Teori ini diduga muncul pada tahun 2012 dari blog berbahasa Portugis "Avril Esta Morta" (Avril sudah mati).

Teori itu kemudian dibagikan di Twitter, di mana pengguna bernama @ Givenchyass mengatakan bahwa Avril Lavigne telah melakukan bunuh diri pada awal tahun 2000-an, lalu wanita bernama Melissa Vandella (doppelganger) menyamar sebagai Avril selama beberapa tahun terakhir ini.

Dia juga memberi tahu pengguna Twitter lain setiap detail menarik tentang teori ini.


Berikut Tweet @ Givenchyass :

"Avril Lavigne sudah mati dan digantikan oleh (seseorang) yang mirip : a Conspiracy theory thread."

"Jadi, saya mulai dengan memberi tahu anda sedikit tentang Avril. Dia lahir di Ontario, Kanada pada tahun 1984 dan album pertamanya 'Let Go' dirilis pada tahun 2002, ketika dia berusia 18 tahun. Avril begitu terbiasa menjalani kehidupan normal dan (karena) sekarang dia terkenal, dia tidak bisa menangani paparazzi." (dikatakan tidak suka perhatian paparazzi).

"(Avril) memutuskan untuk menyewa (seseorang yang mirip dengannya) untuk jalan-jalan di LA dan berpose untuk paparazzi (sehingga menipu paparazzi)."

"Namanya Melissa Vandella. Mereka dengan cepat menjadi sahabat."


"Sebuah sumber yang tidak diketahui mengatakan bahwa Melissa dan Avril pada suatu hari berada di studio untuk nongkrong dan dan mereka pikir itu akan lucu untuk mengajari Melissa."

"Bagaimana cara bernyanyi dan terdengar seperti Avril." (Hanya bagian ini yang tidak terbukti).

"(Pada saat itu) Melissa masih bekerja untuk Avril dan Avril akan mulai mengerjakan album berikutnya." (kemudian, tragedi menimpa penyanti terkenal itu).

"Tragisnya, kakek Avril meninggal (segera setelah album 'Let Go') dan itu sangat menyakitinya. Dia (kakek Avril) adalah sahabatnya dan pendukung terbesarnya."

"Avril 'sangat putus asa'. Penyanyi itu 'menangis' di atas panggung dan pada saat wawancara. Dia akan mengunci diri di apartemennya dan menulis selama berminggu-minggu."

"Akhirnya dia menyelesaikan lagu untuk album berikutnya dan jika kamu pernah mendengar album itu ... kamu tahu apa yang saya maksud ketika saya mengatakan itu menyedihkan."

"Dia merekam lagu-lagu itu, harus sering beristirahat di antara sesi untuk menangis dan menenangkan diri. Dia benar-benar patah hati."

"Sumber lain bahkan mengatakan dia mengancam akan bunuh diri dan mencobanya beberapa kali karena merasa dia tidak bisa melanjutkan tanpa (kakeknya)."

"Dan bagian selanjutnya dari teori ini adalah dia benar-benar berhasil (melakukannya). Avril gantung diri pada akhir tahun 2003."

"Sekarang, jika kamu masih hidup selama ini, kamu tahu bahwa Avril ada di mana-mana. Semua orang tahu namanya, dia adalah THE punk princess."

"Dia berada di puncak karirnya, jadi dikatakan bahwa alih-alih membiarkan berita kematiannya masuk ke media, mereka menggunakan seseorang yang mirip dengannya."

"Untuk menjalani sisa hidup sebagai 'Avril Lavigne', mereka sudah memiliki rekaman Avril tentang album keduanya sehingga mereka memutuskan untuk merilisnya."

"Album kedua dirilis, dan itu sebenarnya adalah suara Avril sehingga mereka tidak khawatir mengenai Melissa yang harus bernyanyi dulu."

"Kemudian tiba-tiba pada tahun 2007, Avril (Melissa) merilis 'The Best Damn Thing' dan dia memiliki tampilan baru dan gaya baru."



Saat album kedua rilis, keduanya menghilang dari sorotan publik untuk waktu yang sangat lama.

Perusahaan rekaman memutuskan untuk memperkerjakan Melissa sebagai Avril penuh waktu, menggantikan Avril yang asli karena dia sedang berada di puncak karirnya, dan label rekaman tidak ingin membiarkan ketenarannya pergi begitu saja. Mereka melatihnya untuk meniru tingkah laku dan menjadi identik dengan Avril asli.

Banyak penggemarnya telah membandingkan foto-foto sebelum dia kehilangan kakeknya (Avril lama) dengan foto-foto setelahnya (Avril baru) dan mulai memperhatikan adanya perbedaan.


Album Under My Skin (2004), album pertama yang dirilis setelah kematian Avril, diklaim oleh penggemar bahwa beberapa lagunya adalah asli Avril, sementara yang lain menunjukkan adanya pengaruh Melissa yang masuk.

Penggemar Avril juga mulai memperhatikan perbedaan penampilan, seperti dia mulai mencerahkan rambutnya menjadi pirang yang benar-benar diwarnai, bukan pirang gelap. Juga perbedaan dari sudut mata, gaya berpakaian, tulisan tangan, bentuk rahang serta perubahan suara yang dikatakan lebih tinggi dari sebelumnya.




Avril menata rambutnya dengan tampilan yang lebih feminin, menjadi bergelombang, bukan gaya yang lurus.


Mereka memperhatikan bahwa Avril mulai mengenakan gaun dan rok di karpet merah, daripada mengenakan celana panjang seperti biasanya.


Selain itu, penggemar juga mulai memperhatikan perbedaan fisik seperti tahi lalat di lengan serta di wajahnya yang sepenuhnya hilang, dan perbedaaan hidung yang dikatakan orang sebagai perbedaan terbesar.



Ada klaim bahwa Melissa sedikit lebih pendek dari Avril (tetapi ini sulit dibuktikan tanpa pengukuran yang akurat).

Ada juga pemotretan di mana Avril berpose dengan tulisan "Melissa" di tangannya (diketahui berasal dari tahun 2007 saat tur dunia).


Reddit mengusulkan bahwa dia sebenarnya adalah Melissa yang mencoba memberi tahu penggemar Avril bahwa dugaan mereka mengenai teori ini benar.

Beberapa orang pun mengaitkan lirik lagu yang diduga sebagai petunjuk yang mengisyaratkan kematiannya.

*) Nobody Home (2004).

She wants to go home

But nobody's home

That's where she lies

Broken inside

With no place to go

No place to go

To dry her eyes

Broken inside


Her feelings she hides

Her dreams she can't find

She's losing her mind

She's falling behing


She can't find her place

She's losing her faith

She's falling from grace

She's all over the place


Menurut penulis artikel, Avril bunuh diri setelah pulang dan mengetahui bahwa orang tuanya meninggalkannya.

*) Slipped Away (2004)

It wasn’t fake

It happened, you passed by

No you are gone, now you are gone

There you go, there you go

Somewhere I can’t bring you back.


*) My Happy Ending (2004)

Don't leave me hanging

In a city so dead

Held up so high on such a breakable thread (breakable thread)


Mengenai perubahan penampilan, Hollywood memang memiliki cara untuk mempengaruhi gaya, dan bahkan struktur wajah selebriti.

Mungkin kata yang tepat untuk hal ini adalah, Avril Lavigne tidak mati, tetapi penampilannya telah banyak berubah.


Beberapa selebriti bahkan terlihat hampir tidak dapat dikenali dalam foto sebelum mereka memiliki ketenaran.

Menanggapi rumor ini, Avril Lavigne menyebutnya sebagai "rumor internet yang bodoh". Sebelumnya, perlu diketahui bahwa alasan dia menghilang dalam waktu lama, karena Avril saat itu tengah berjuang melawan penyakit Lyme (vakum selama lima tahun).

"Yah, beberapa orang berpikir aku ini bukan diriku yang sebenarnya, ini sangat aneh banget ! Kenapa mereka bisa sampai berpikir seperti itu ?."

"Apakah kamu akan tertawa mendengar kabar dirimu yang sudah tidak ada di dunia dan digantikan oleh seorang kloningan dirimu."

"Itu hanya rumor internet, dan, bodoh dan (saya) heran bahwa orang mempercayainya. Bukankah itu aneh ?".

"Itu sangat bodoh. Dan saya terlihat sama. Di satu sisi, semua orang seperti 'Ya Tuhan, kamu terlihat sama, dan di sisi lain, orang-orang seperti 'Ya Tuhan, dia mati'."


Mengenai mengapa rumor itu menjadi begitu populer, Avril mengatakan bahwa "orang-orang hanya bosan dan perlu sesuatu untuk dibicarakan."

Pada Juli tahun 2015, blog Avril Esta Morta pun mengakui bahwa teori itu benar-benar buatan (karangan) sebagai topik terhadap misinformasi dan rumor di internet.

Dalam situs Snopes, tertulis :
Avril tidak mati

Blog itu memperlihatkan cara bagaimana teori konspirasi bisa tampak nyata.

Banyak orang mempercayai apa yang mereka lihat di internet, tetapi apakah itu benar ? Ada banyak teori konspirasi tentang banyak hal, tetapi beberapa tampaknya tidak lebih meyakinkan daripada teori yang tidak nyata.

Avril Lavigne tidak pernah mati dan digantikan oleh seseorang yang mirip, saya membuat teori ini untuk melihat apakah orang akan mempercayainya, dan ribuan orang percaya itu adalah fakta.

Poin penting mengenai hal ini adalah bahwa saya menciptakan teori ini tanpa niat untuk berbohong ; yang saya lakukan hanyalah menawarkan argumen yang dapat dicari dan dibuktikan oleh siapa saja.

Saya menggunakan informasi untuk membentuk teori nyata yang sebenarnya tidak nyata. Saya meminta maaf kepada orang-orang yang percaya bahwa dia sudah mati dan merasa kecewa tentang pemberitahuan ini, tetapi ini adalah latihan untuk mengajarkan agar menjadi lebih skeptis dan tidak percaya terhadap semua yang anda lihat ! Bukan niat saya untuk menyinggung siapa pun, hanya menciptakan teori dan menguji reaksi orang terhadap teori tersebut.

Anda bisa melihat saya meninggalkan beberapa petunjuk bahwa itu semua hanya teori dan bukan sebuah fakta, sebagai contoh di awal blog saya memberi referensi "Dugaan kematian penyanyi Avril Lavigne".

Dengan kata lain, itu hanya dugaan ! Jika anda ingin percaya bahwa dia sudah mati, itu adalah pilihan anda, tetapi saya katakan itu semua hanya teori yang saya buat.
Teori itu sebenarnya diciptakan untuk menunjukkan betapa mudahnya menyebarkan informasi yang salah di internet.

Sayangnya, artikel itu telah dibagikan secara luas di internet, sehingga sejumlah penggemar masih percaya bahwa Avril Lavigne sudah meninggal dan digantikan oleh seorang doppelganger, dan ini hampir sama dengan teori konspirasi Paul McCartney yang dikatakan telah tewas dalam sebuah kecelakaan di tahun 1966, lalu digantikan oleh seseorang bernama William Campbell, meskipun beberapa waktu kemudian klaim itu dinyatakan sebagai tipuan (hoax).

Lebih lanjut, tidak ada kebenaran di balik teori bahwa Avril Lavigne telah bunuh diri pada tahun 2003 dan digantikan oleh seseorang yang mirip dengannya, karena itu semua hanya karangan semata.

(Sumber : There's A Conspiracy Theory That Avril Lavigne Died And Was Replaced By A Lookalike Going Viral, Conspiracy Fact or Fiction Avril Lavigne’s Lookalike, Spooky Sh!T Presents the Avril Lavigne is Dead Conspiracy, The 'Avril Lavigne is dead' conspiracy theory is back, Avril Lavigne responds to rumours she died and was replaced by body double named Melissa, Singer Avril Lavigne died and was replaced by a doppelgänger)

3 komentar:

  1. Ya teori ini hoax dan konyol, apa mungkin avril-melissa tidak pernah bersama, cek aja kerumahnya masing2 pasti mereka lagi dirumah kok repot ckckck

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak perlu repot gan, cukup yakin aja bahwa suara April sulit ditirukan.

      Hapus