Kamis, 29 Agustus 2019

Teori paling masuk akal untuk monster Loch Ness


Sebuah tim ilmuwan internasional mengatakan mereka telah mengidentifikasi teori paling masuk akal untuk menjelaskan penampakan monster Loch Ness.

Tim ilmuwan menggunakan DNA lingkungan (eDNA) untuk mencari sisa-sisa kecil yang tinggalkan oleh setiap kehidupan di dalam danau Skotlandia. Hal ini akan membantu mereka untuk membuat daftar lengkap tentang segala sesuatu yang hidup di dalam air.

Selama penelitian, tim tersebut mengambil 250 sampel air yang diambil dari panjang, luas dan kedalaman danau, dan mengumpulkan semua bentuk DNA lingkungan untuk analisis lebih lanjut.

DNA dari sampel-sampel itu diekstraksi dan diurutkan, menghasilkan sekitar 500 juta urutan yang sekarang telah dianalisis terhadap database yang ada.

Meskipun tidak secara langsung berhadapan dengan Nessie, para ilmuwan mengatakan mereka memiliki penjelasan biologis untuk Nessie.

Ahli genetika Profesor Neil Gemmell mengatakan :

"Ada lebih dari seribu laporan penampakan sesuatu di Loch Ness yang telah mendorong gagasan monster di dalam air. Dari penampakan-penampakan itu, ada sekitar empat penjelasan utama tentang apa yang telah dilihat (orang)."

"Penelitian kami pada dasarnya mengabaikan sebagaian besar teori-teori itu, namun, satu teori tetap masuk akal."

Saat makhluk itu bergerak di danau, mereka meninggalkan fragmen DNA melalui kulit, sisik, bulu, feses, dan urin, yang dapat digunakan untuk mengindentifikasi makhluk tersebut.

Teori ini bersama dengan hasil investigasi lengkapnya akan diungkapkan di sebuah acara di Drumnadrochit.

Mereka akan mengumumkan hasil studi mereka bulan depan.

(Sumber : Loch Ness Monster_ 'Plausible theory' for Nessie)

2 komentar:

  1. ditunggu hasil Studinya...
    Dan update terus ya bang..

    BalasHapus