Sabtu, 22 Desember 2018

Brontosaurus tidak pernah ada


Brontosaurus adalah dinosaurus hebivora berleher panjang dengan panjang tubuh mencapai 26 meter yang diperkirakan hidup pada Zaman Jurassic.

Ketika memikirkan dinosaurus raksasa berkepala kecil dengan ekor yang panjang, mungkin yang langsung terpikirkan adalah Brontosaurus.


Namun, secara ilmiah, tidak ada yang namanya Brontosaurus. Tidak diketahui bagaimana dinosaurus fiktif ini datang sebagai makhluk prasejarah dalam imajinasi populer yang begitu lama.

Matt Lamanna, kurator Carnegie Museum of Natural History, mengatakan, "Ini kembali 130 tahun ke periode awal paleontologi Amerika Serikat yang dikenal sebagai Bone Wars".

The Bone Wars adalah nama yang diberikan untuk kompetisi sengit di antara dua paleontologist, Yale's O.C. Marsh dan Edward Drinker Cope.

Lamanna mengatakan bahwa ketidaksukaan mereka, dengan ambisi ilmiah mereka, membawa mereka ke perlombaan nama dinosaurus ke dalam publikasi, di mana masing-masing berusaha mengalahkan satu sama lain.

"Ada cerita baik dari Cope atau dari Marsh yang mengatakan kepada kolektor fosil mereka untuk menghancurkan kerangka yang masih di tanah, sehingga orang lain tidak bisa mendapatkannya. Itu benar-benar persaingan yang sengit dan pahit."

Pada musim panas kompetisi ini (tahun 1877), Marsh menemukan kerangka tidak lengkap dari dinosaurus pemakan daun berleher panjang dan berekor panjang yang dijuluki sebagai Apatosaurus.


Lamanna mengatakan : "kerangka itu kehilangan tengkorak, sehingga di tahun 1883 ketika Marsh menerbitkan rekonstruksi Apatosaurus miliknya, dia menggunakan kepala dinosaurus lain, - diduga sebagai (kepala) Camarasaurus, - untuk menyelesaikan kerangka tersebut.

"Dua tahun kemudian, kolektor fosilnya yang bekerja di Barat mengirimkan kerangka kedua yang menurutnya milik dinosaurus yang berbeda, yang ia beri nama 'Brontosaurus'."

"Tetapi, itu bukanlah dinosaurus yang berbeda. Kerangka itu hanya Apatosaurus yang lebih lengkap - satu yang Marsh, dalam ketergesaannya menyaingi Cope, secara gegabah dan kerangka itu dengan cepat disalah artikan sebagai sesuatu yang baru."


Meski kesalahan itu ditemukan oleh para ilmuwan pada tahun 1903, Brontosaurus telah hidup dalam film, buku, dan imajinasi anak-anak.


Perangko kuno yang menampilkan Brontosaurus

Carnegie Museum di Pittsburgh bahkan memasang kerangka Apatosaurus dengan kepala yang salah di tahun 1932.

Apatosaurus dengan kepala Camarasaurus yang dipasang pada tahun 1913. Spesimen asli yang ditemukan pada tahun 1909 oleh Earl Douglas tidak memiliki kepala, namun tengkorak seperti Camarasaurus ditemukan di dekatnya.

Sikap acuh tak acuh dari komunitas ilmiah dan kelangkaan tengkorak Apatosaurus yang terpelihara dengan baik, membuat kerangka yang salah itu tersimpan di sana selama hampir 50 tahun.

Tengkorak Apatosaurus dan Camarasaurus

Brontosaurus pada akhirnya menemui akhirya pada tahun 1970an, ketika dua peneliti Carnegie mengambil pandangan kedua pada kontroversi tersebut.

Kerangka Apatosaurus yang ditemukan pada tahun 1879 telah kehilangan kepalanya dan Marsh memperkirakan penampilannya berdasarkan Camarosaurus.

Kemudian restorasi selanjutnya terus berlanjut untuk menggunakan "kepala yang salah" pada dinosaurus ini sampai akhir 1970an.

Selama tahun 1980an, sejumlah besar kepala Camarasaurus dilepas dari restorasi Apatosaurus di seluruh dunia.

Kerangka Apatosaurus di Carnegie Museum of Natural History Pittsburgh

Lamanna mengatakan Brontosaurus akhirnya hilang, tetapi menyarankan bahwa nama itu tetap tersimpan dalam ingatan karena nama itu diberikan ketika Bone Wars terjadi yang memicu minat publik yang kuat dalam penemuan dinosaurus yang baru, dan itu hanya nama yang lebih baik.

Brontosaurus berarti "thunder lizard" (kadal guntur), nama yang memiliki ingatan yang kuat dalam pikiran, sedangkan Apatosaurus berarti "deceptive lizard" (kadal tipuan), nama yang sedikit lebih membosankan.

Brontosaurus sebenarnya adalah makhluk yang sama dengan Apatosaurus, yang dinamai dua tahun sebelumnya. Saat ini, Brontosaurus disebut juga sebagai Apatosaurus.

(Sumber : npr.org, dinohunters.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar