Kamis, 27 September 2018

Misteri Piring Terbang


Piring terbang (disebut juga cakram terbang) adalah istilah untuk menggambarkan jenis pesawat terbang yang diduga berbentuk cakram atau piring, yang biasa digunakan secara umum untuk merujuk kepada anomali objek terbang.

Piring terbang adalah objek terbang tak dikenal (UFO) yang berbentuk seperti piring atau cakram.

Istilah ini diciptakan pada tahun 1930, namun sejak tahun 1952 secara umum telah digantikan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat sebagai objek terbang tak dikenal (unidentified flying objects) atau biasa disingkat UFO.


Laporan awal penampakan "piring terbang" yang tak diketahui biasanya digambarkan sebagai perak atau logam, terkadang dilaporkan ditutupi oleh lampu navigasi atau dikelilingi oleh cahaya bersinar, melayang atau bergerak dengan cepat, baik sendiri atau dalam formasi ketat, serupa dengan kapal, dan menunjukkan kemampuan bermanuver yang tinggi.


Sementara objek berbentuk cakram telah ditafsirkan secara sporadis sejak Abad Pertengahan, penggunaan pertama kali dari istilah "piring terbang" untuk objek terbang tak dikenal adalah untuk menggambarkan kemungkinan meteor yang jatuh di atas Texas dan Oklahoma pada 17 Juni 1930.

"Beberapa yang melihat cahaya aneh menggambarkannya sebagai komet besar, piring terbang yang menyala, cahaya merah besar, bola api."
Penampakan yang dipublikasikan oleh Kenneth Arnold pada 24 Juni 1947, menghasilkan popularitas untuk istilah "piring terbang" oleh surat kabar Amerika Serikat.

Meskipun Kenneth tidak pernah secara khusus menggunakan istilah "piring terbang", dia dikutip mengatakan bahwa bentuk objek yang dilihatnya seperti "piring", "cakram", atau "piring pie", dan beberapa tahun kemudian menambahkannya, mengatakan, "objek-objek itu bergerak seperti piring melewati air."


Kedua istilah flying saucer dan flying disc biasa digunakan secara bergantian di media sampai awal tahun 1950an.

UFO yang melayang di atas Passoria, New Jersey (Juli 1952)

Penampakan Kenneth diikuti oleh ribuan penampakan serupa yang terjadi di seluruh dunia.


Penampakan semacam itu pernah sangat umum, sehingga "piring terbang" adalah sinonim untuk UFO sampai tahun 1960an sebelum mulai tidak disukai.

Banyak penampakan UFO berbentuk cerutu yang kemudian ikut dilaporkan. Baru-baru ini, piring terbang sebagian besar digantikan oleh kendaraan lain yang dikaitkan dengan UFO, seperti segitiga hitam

Istilah UFO sebenarnya diciptakan pada tahun 1952 untuk mencoba menggambarkan keragaman bentuk yang lebih luas.

Catatan tentang objek berbentuk piring berasal dari cakram perak (1920) yang terbang di atas sebuah desa di Yorkshire.

Objek terbang berbentuk cakram terkadang dilaporkan sepanjang milenium, contohnya, penampakan massal di Nuremberg pada tahun 1561, objek cakram dan bola dilaporkan muncul dari silinder besar.

Fenomena Celestial di atas Nuremberg pada 14 April 1561

Objek-objek itu juga diklaim oleh ahli ufologi sering tampil dalam karya seni religius.

Contoh lain yang terdokumentasi adalah penampakan Kenneth Arnold pada tanggal 24 Juni 1947, ketika Arnold sedang terbang di dekat Gunung Rainier.

Dia melaporkan melihat 9 kendaraan yang memantulkan cahaya, satu berbentuk seperti bulan sabit, sementara yang lain berbentuk cakram atau piring, terbang dalam formasi eselon, bergerak seperti ekor layang-layang, berbalik dengan gerakan tajam secara tiba-tiba, berkedip di bawah sinar matahari, dan bepergian dengan kecepatan tinggi, setidaknya 1.900 km/jam.

Ilustrasi penampakan yang dialami Kenneth Arnold

Selain bentuk piring atau cakram (Arnold juga menggunakan istilah "piring pie" dan bentuk setengah bulan), dia juga menggambarkan gerak pesawat itu sebagai "seperti piring jika melewati air", yang kemudian mengarah ke istilah "flying saucer" dan juga "flying disc".

Yang paling banyak dipublikasikan adalah penampakan dari kru United Airlies pada 4 Juli, sembilan objek seperti cakram mondar-mandir di sekitar pesawat mereka di Idaho, tidak jauh dari penampakan awal Arnold.

Pada 8 Juli, Army Air Force base di Roswell, New Mexico, mengeluarkan siaran pers bahwa mereka telah menemukan "cakram terbang" di sebuah peternakan (yang nantinya terkenal dengan sebutan Insiden Roswell), yang kemudian menjadi berita di halaman depan surat kabar sampai militer mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa itu hanyalah balon cuaca.

Pada 9 Juli, Army Air Force Directorate of Intelligence, dibantu FBI, memulai studi rahasia tentang laporan piring terbang, termasuk dari penampakan Arnold dan kru United Airlines.

Tiga minggu kemudian mereka mengeluarkan perkiraan yang menggambarkan karakteristik khas yang dilaporkan (termasuk bahwa objek-objek itu sering dilaporkan berbentuk cakram atau piring) dan menyimpulkan bahwa ada sesuatu yang benar-benar terbang di sekitar.

Statistik Angkatan Udara menunjukkan bahwa bentuk dasar seperti piring terus menjadi yang paling sering dilaporkan sampai tahun 1950an dan 1960an sampai Project Blue Book berakhir pada tahun 1970.

Ada beberapa klaim yang masih belum didokumentasikan oleh studi ilmiah, bahwa laporan tentang piring terbang mulai menurun pada tahun 1970an, lalu digantikan oleh kapal lain seperti objek berbentuk segitiga hitam, silinder, dan tak berbentuk.


Banyak foto yang diduga piring terbang sekarang telah diyakini sebagai tipuan.

Piring terbang sekarang dianggap sebagai ikon tahun 1950an, pada Film B (film komersial beranggaran rendah, bukan film bioskop) khususnya, dan merupakan topik yang populer dalam komik fiksi ilmiah.

Di luar penggunaan frasa yang umum, ada juga kapal atau pesawat seperti piring buatan manusia, yang pertama disebut Discopter dan dipatenkan oleh Alexander Weygers pada tahun 1944.


Desain lainnya seperti American Vought V-173 / XF5U "Flying Flapjack", British GFS Projects flying saucer, atau British "S.A.U.C.E.R." ("Saucer Aircraft Utilising Coanda Effect Reactions") oleh penemu Alf Beharie.

Vought V-173

Penjelasan Piring terbang

Salah satu penjelasan paling umum yang telah diajukan menyatakan bahwa kebanyakan foto piring terbang adalah hoax, objek silinder logam seperti kaleng pie, dop mobil dan penutup tempat sampah yang mudah didapatkan, dan fokus rendah pada gambar UFO membuat skala objek tersebut sulit untuk dipastikan.

Namun, beberapa foto dan film dianggap asli setelah studi intensif.

Sebagai contohnya, objek seperti piring yang dipotret oleh petani Paul Trent di dekat Portland, Oregon tahun 1950, lulus semua tes ketika dipelajari oleh Komite Condon pada tahun 1960an.


Teori lain menyatakan bahwa sebagian besar fenomena alam seperti awal lentikular atau sebuah balon, dapat muncul seperti berbentuk cakram dalam beberapa kondisi cahaya.



Teori ketiga menempatkan semua penampakan piring terbang ke dalam bentuk histeria massa.

Arnold menggambarkan kapal yang ia lihat seperti piring yang tidak bulat sempurna (dia menggambarkannya sebagai tipis, datar, bulat di depan namun terpotong di belakang sampai ke titik tertentu), tetapi gambaran dari lingkaran piring tetap berada dalam kesadaran atau ingatan publik.

Kenneth Arnold memperlihatkan ilustrasi piring terbang

Teori berpendapat bahwa penggunaan istilah piring terbang di budaya populer menurun, begitu pula penampakannya.

Jauh sebelum penampakan Kenneth Arnold tahun 1947 dan pemakaian istilah "piring terbang" oleh publik, penggambaran efisien dari pesawat berbentuk piring atau pesawat luar angkasa telah muncul setidaknya pada tahun 1911.

Khususnya, juru tafsir seperti Milton Rothman telah mencatat munculnya konsep "piring terbang" dalam karya seni fantasi tahun 1930an, majalah pulp science fiction, oleh seniman Frank R. Paul.

"Intinya adalah bahwa gagasan kendaraan luar angkasa berbentuk piring terbang telah membekas di jiwa nasional selama bertahun-tahun sebelum 1947, ketika insiden Roswell terjadi. Itu tidak membutuhkan banyak waktu bagi pengamat pertama UFO untuk berasumsi bahwa objek tidak diketahui yang melayang di langit memiliki bentuk cakram yang sama seperti kendaraan yang berada dalam fiksi ilmiah."
Berdasarkan metode ilmu pengetahuan dan analisis statisik 3200 kasus UFO Angkatan Udara oleh Battelle Memorial Institute dari tahun 1952 hingga 1953 menemukan bahwa sebagian besar memang karena fenomena alam, sekitar 2% karena hoax atau efek psikologis, dan hanya 0,4% karena awan.

Kontributor yang sangat kecil berasal dari burung, fenomena cahaya seperti fata morgana atau lampu sorot, dan berbagai hal lain seperti flare atau layang-layang.

Sebagian besar dari objek yang teridentifikasi (sekitar 84%) dijelaskan sebagai balon, pesawat, atau objek astronomi.

Namun, sekitar 22% dari semua penampakan masih menentang penjelasan yang masuk akal oleh tim ilmuwan, dan persentase tidak teridentifikasi naik 33% untuk saksi dan kasus terbaik.

Jadi, ketika dipelajari dengan seksama, fraksi substansial dari laporan (yang diberikan dari data yang tersedia) saat ini tidak dapat dipahami.

*) Fata Morgana dan piring terbang

Fata morgana mungkin bertanggung jawab terhadap beberapa penampakan piring terbang, di mana objek terlihat seolah-olah, melayang di langit.



Fata morgana dinobatkan sebagai hipotesis untuk fenomena misterius Australia, Min Min light (fenomena cahaya tidak biasa yang dilaporkan di pedalaman Australia).

*) Pesawat terbang berbentuk piring buatan manusia

Paten pertama yang didokumentasikan untuk mesin terbang lentikular diajukan oleh Penemu Romania, Henri Coanda.

Konsep Henri Coanda untuk VTOL saucer craft

Dia membuat model skala kecil fungsional yang diterbangkan pada tahun 1932 dan paten diberikan pada tahun 1935. Pada simposium yang diselenggarakan oleh Romanian Academy pada 1967, Coanda mengatakan :
Pesawat-pesawat yang kita miliki saat ini tidak lebih dari sebuah kesempurnaan mainan yang terbuat dari kertas yang digunakan anak-anak untuk bermain. Pendapat saya adalah kita harus mencari mesin terbang yang sama sekali berbeda, berdasarkan prinsip terbang lainnya. Saya mempertimbangkan pesawat masa depan, yang akan lepas landas secara vertikal, terbang seperti biasa dan mendarat secara vertikal. Mesin terbang ini seharusnya tidak memiliki bagian dalam gerakan. Ide ini berasal dari kekuatan besar dari siklon."
Upaya lain telah dilakukan untuk menghasilkan kendaraan berawak berdasarkan desain piring terbang, walaupun dengan keberhasilan yang terbatas.

Sementara beberapa, seperti Avrocar dan M200G Volantor telah diproduksi dalam jumlah terbatas, sebagian besar gagal untuk meinggalkan drawing board.

M200G Volantor

Avrocar, yang dibuat untuk lepas landas dan mendarat secara vertikal, pada awalnya dimaksudkan untuk menggantikan jeep dan helikopter dalam situasi pertempuran, tetapi terbukti tidak memadai untuk keduanya.

Avrocar

Terlepas dari turbojet yang kuat, pesawat itu tidak bisa naik lebih dari empat atau lima kaki dari tanah, yakni karena ground effect.



Dengan demikian, Avrocar dapat dilihat sebagai prototipe untuk generasi awal dari hovercraft, hanya kekurangan "pinggiran/tepi" untuk membuatnya menjadi contoh yang benar-benar efektif dari jenisnya.

Piring terbang tak berawak memiliki lebih banyak kesuksesan.

Sikorsky Cypher adalah UAV berbentuk piring yang menggunakan penutup berbentuk cakram untuk melindungi pisau rotor.

Sikorsky Cypher

Beberapa piring terbang lebih canggih yang mampu melakukan penerbangan luar angkasa telah diusulkan, seringkali sebagai black project oleh perusahaan penerbangan.

Lenticular Reentry Vehicle (LRV) adalah proyek rahasia yang dijalankan oleh Convair untuk perangkat piring yang bisa membawa astronot dan senjata nuklir ke orbit, sistem bertenaga nuklir direncanakan secara mendalam, tetapi tidak diyakini pernah terbang.

Lenticular Reentry Vehicle (LRV)

British Rail bekerja pada rencana untuk "Kendaraan Angkasa" British Rail, kapal berbentuk piring berdasarkan teknologi yang belum ditemukan sejauh ini seperti fusi nuklir dan superkonduktivitas, yang seharusnya mampu mengangkut banyak penumpang antar planet, tetapi tidak pernah melampaui tahap paten.

Setidaknya ada satu desain yang menerima Paten Amerika Serikat pada tahun 2005. U.S. Patent 6,960,975.

Sebagai tambahan, seorang profesor di University of Florida telah mulai bekerja pada Wingless Electromagnetic Air Vehicle (WEAV) untuk NASA yang menerima perhatian publik karena kemiripannya yang secara kebetulan dengan piring terbang.

(Sumber : Flying saucer)

5 komentar:

  1. mirip blog nya enigma ya. penjelasannya juga mirip mendetil banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kebetulan blog ini juga terinspirasi dari Blog Enigma..

      Hapus
    2. wah salut gan. ane lagi cari2 blog2 seperti ini akhirnya ketemu. kok ga gitu booming ya padahal ini blog bagus banget loh. semangat gan suatu hari bisa sebesar blog nya enigma.

      Hapus
  2. Thanks for info jangan lupa kunjungi website kami http://bit.ly/2OJQQpc

    BalasHapus