Selasa, 08 Mei 2018

Legenda Orang Mawas


Dalam cerita rakyat Malaysia, Orang Mawas (dikenal juga sebagai Orang Dalam atau Mawas) adalah makhluk humanoid yang dilaporkan tinggal di hutan Johor, Malaysia.

Digambarkan sebagai makhluk bipedal setinggi 10 kaki (2,4 sampai 3 meter) dan ditutupi bulu hitam, makhluk itu telah dilaporkan memakan ikan dan merampas kebun buah-buahan.


Laporan penampakan makhluk yang penduduk Orang Asli sebut sebagai hantu jarang gigi, yang diterjemahkan sebagai 'Snaggle-toothed Ghost' diklaim terjadi pada tahun 1871.


Ada banyak laporan penampakan sejak tahun 1950an, dan pada tahun 1995 di Johor, sebuah jejak besar degan empat jari kaki dilaporkan.

Pada November 2005, penampakan dalam jumlah banyak dipublikasikan terjadi ketika tiga pekerja yang membersihkan tanah terbuka untuk sebuah kolam, melihat keluarga Mawa yang terdiri dari dua dewasa dan seorang anak berjalan di dekat Kincin River.

Kemudian, jejak kaki humanoid besar ditemukan, termasuk satu yang memiliki panjang 46 cm.

Sebuah foto jejak kaki dalam keadaan segar di aspal (dikaitkan dengan Mawas) dicetak di surat kabar Malaysia pada Januari 2006.


Sebuah tim pemerintah telah mencari lebih banyak bukti tentang Mawas. Pada akhir Januari 2006, pihak berwenang Johor mengumumkan ekspedisi resmi untuk membuktikan keberadaan makhluk itu, menjadikannya sebagai negara pertama yang memiliki perburuan resmi terhadap hominid misterius.

Sebuah kabar berita di Cryptomundo.com mengatakan bahwa Orang Mawas berhasil ditangkap saat ekspedisi Johor, seperti yang dilaporkan pada 19 April 2006 di Berita Harian, namun laporan resmi yang dikeluarkan oleh Bernama membantahnya.

Beberapa berspekulasi bahwa makhluk itu mungkin Gigantopithecus yang masih hidup, sementara yang lain mengatakan penampakannya sebagai kesalahan identifikasi beruang madu.

Makhluk itu mirip dengan Muwa, humanoid lain yang berasal dari Filipina. Di hutan Thailand selatan, ada kisah tentang pejalan kaki selama beberapa hari, dengan monster yang tubuhnya ditutupi rambut seperti monyet atau kera, namun berbicara seperti manusia yang disebut "Butnak".

Di Sumatra, mawas (terkadang maias) adalah nama umum untuk orangutan.

(Sumber : wikipedia, cryptidz.wikia)

1 komentar:

  1. Kemungkinan orang mawas itu merupakan spesies primata.

    BalasHapus