Selasa, 10 April 2018

Legenda Hugag


Hugag adalah binatang besar dari Lake States yang rentangnya termasuk di Wisconsin Barat, Minnesota Utara, dan wilayah yang membentang tanpa batas ke utara di belantara Kanada menuju Teluk Hudson.

Ukuran dan bentuk Hugag telah dibandingkan dengan rusa besar.

Akan tetapi, yang sangat mencolok dari Hugag adalah kakinya yang tanpa sendi, sehingga memaksa makhluk itu untuk tetap berdiri, dan karena bibir atasnya panjang, mereka tidak bisa merumput.

Kepala dan lehernya kasar dan tidak berbulu. Memiliki telinga aneh bergelombang yang jatuh ke bawah, empat jari kaki, ekor panjang yang lebat, mantel berbulu dan penampilan umumnya memberi makhluk itu penampilan prasejarah.


Hugag adalah makhluk yang benar-benar suka bepergian, dan beberapa pemburu yang telah mengikuti jejaknya pernah datang dengan makhluk itu atau kembali ke perkemahan.

Telah dilaporkan berjalan sepanjang hari, memakan daun, ranting, atau tumbuhan bertumbuh tinggi, menggerakan bibirnya di sekitar pohon, dan mengupas kulit pohon. Di malam hari, karena tidak bisa berbaring, Hugag bersandar ke sebuah pohon, dan menguatkan kaki belakangnya.

Pada pemburu Hugag yang paling sukses telah mengadopsi praktek takik (torehan agak dalam pada batang pohon untuk memudahkan pijakan orang memanjat) pada pohon sehingga pohon tersebut hampir siap untuk jatuh, dan ketika Hugag bersandar pada salah satu pohon tersebut, makhluk itu akan jatuh. Dalam kondisinya yang tak berdaya, akan mudah untuk dibunuh.

Yang terakhir mati, sejauh ini diketahui, di Turtle River, Minnesota Utara, di mana yang muda dengan berat 816 kg, ditemukan terjebak dalam lumpur. Kepalanya dipukul oleh Mike Flynn dari Cass Lake.

Dugaan Hugag di antaranya adalah Paraceratherium yang bertahan hidup atau Moropus.

Paraceratherium (genus yang telah punah dari badak tanpa cula)

Moropus (genus perissodactyl yang telah punah)

(Sumber : cryptidz.wikia)

7 komentar:

  1. Menarik banget artikelnya, beda ama yang lain. Keren dah...

    BalasHapus
  2. Akhirnya bisa baca dimari lagi setelah sibuk skripsi, sebenernya saya ada cerita ttg makhluk yg mungkin bisa jafi bigfoot min,saya tinggal di kaltim, kali aja admin tertarik denger, ntar ane ceritain, & saksi yg ngeliat masih ada sampai skrg

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo ceritanya tentang makhluk kaya gitu, pasti tertarik..

      Hapus
    2. Ini tetangga temen saya yg liat min,jadi kampungnya dia ini dikenal sebagai kampung ketupat, org"nya sering ambil daun nipah utk bungkus ketupat, letak pohon nipahnya di daerah muara gitu min, temen saya pernah kesana katanya kaya rawa gitu, terus pohon nipahnya lebat & banyak buaya di sekitar rawa nya, jadi pas tetangganya teman saya ambil daun nipah sendirian dia ngeliat makhluk hitam gitu min di pohon nipah, katanya sih berbulu & tingginya kurang lebih sama kaya pohon nipah, jadi mereka sama" kaget min, tuh makhluk kabur juga, trs ni org sakit 3 hari, mungkin syok, warga disana anggapnya ya makhluk mistis, tapi kalau saya beranggapan mungkin bigfoot, ini kejadiannya tahun 2014 min & ini real,bisa search di google ttg kampung ketupat di samarinda, & kalau mau ke muara tempat kejadiannya itu tempatnya terpencil & harus naik kapal kecil kesananya, jauh dari pemukiman manusia

      Hapus
    3. Karena tempat kejadiannya terpencil dan di sekitar rawa, bisa jadi makhluk itu sejenis primata besar atau makhluk humanoid, seperti Bigfoot, tapi bener juga sih, kalo di indonesia, hal semacam itu biasanya dikaitkan sama makhluk gaib atau makhluk mitos..

      Hapus
    4. Contoh simpelnya, buaya putih, di luar negeri, binatang itu dianggap sebagai buaya albino, kalo di Indonesia, itu dianggap sebagai makhluk keramat, semacam siluman atau makhluk jadi-jadian..

      Hapus