Minggu, 18 Februari 2018

Legenda Gbahali


Gbahali adalah reptil raksasa yang dikatakan hidup di hutan hujan lebat di Liberia, Afrika Barat.

Gbahali digambarkan sebagai makhluk menyerupai seekor buaya sepanjang 20 atau 30 kaki (6 sampai 9 meter), namun dengan moncong lebih pendek dari buaya, ekor yang kuat, kaki yang sedikit lebih panjang, dan terdapat tiga deret tulang belakang bergerigi di punggungnya.

Dikatakan dapat membunuh orang yang sesekali berkeliaran atau tersesat di sungai.

Gbahali akan menenggelamkan mangsanya, lalu menyeretnya ke pantai atau daratan untuk memakannya.

Kabarnya, nelayan setempat biasa menangkap makhluk ini dengan menggunakan jaring dan senapan berburu, sebelum memotong, dan menjual dagingnya di pasar lokal.

Saksi mata menggambarkan Gbahali sebagai makhluk yang memiliki gigi besar dengan punggung bergerigi, yang menunggu mangsanya, lalu menyergap, dan menenggelamkannya.

Penduduk setempat mengatakan bahwa dulu mereka memiliki tengkorak makhluk ini, namun tengkorak tersebut hancur saat pemberontak membakar desa mereka.

Ada laporan yang mengatakan bahwa Gbahali menyerupai reptil postosuchus. Ketika saksi mata diperlihatkan gambar seekor postosuchus yang telah punah, mereka mengenalinya sebagai Gbahali.


Namun, postosuchus diketahui telah punah lebih dari 200 juta tahun yang lalu. Selain itu, postosuchus juga hanya dapat ditemukan di Amerika Serikat, bukan di Afrika Barat (Liberia).

Mungkin saja saksi mata telah melebih-lebihkan pertemuan mereka dengan Gbahali, yang sebenarnya merupakan seekor buaya raksasa, atau mungkin mereka telah mengalami perjumpaan dengan makhluk besar menyerupai buaya yang belum diketahui oleh sains.

Meskipun keberadaan spesies ini belum dikonfirmasi oleh sains, Gbahali telah dianggap sebagai monster legendaris di kalangan pemburu Liberia.

(Sumber : cryptidz.wikia)

7 komentar:

  1. Mantap min, waktu itu gbahali di bahas di acara expedition mungo animal planet, pas lagi pencarian mmg kaya hutan jurassic tmpt tinggalnya ni makhluk, penduduk lokal juga bilang kalau dia bisa bedakan buaya & gbahali, katanya sih juga lebih mirip kadal

    BalasHapus
  2. Thank min udh di post, penasaran sama ni makhluk, waktu itu sempat di bahas di program tv expedition mungo : the living dinosaur in liberia (animal planet)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salah satu yang menarik dari Gbahali adalah keterangan John-Mark Shephard mengenai makhluk itu. Salah satu perkataannya adalah, "bagi penduduk asli, Gbahali hanyalah jenis hewan air lainnya, walaupun ukurannya sangat besar dan sangat berbahaya".

      Hapus
  3. Dari pernyataan si john seolah" gbahali ini sdh menjadi makhluk yg umum di sana ya min, yg saya liat di tv juga masyarakat disana bilang kalau mereka bisa bedakan antara buaya & gbahali, dan kata warganya gbahali lebih mirip kadal tapi ukurannya jauh lebih besar, penampakan terbarunya juga yg saya liat di tv nelayan di sana bilang antara 2015 atau 2016 gbahali masih ada di sungai trsbt

    BalasHapus
  4. Ditambah lagi tempat gbahali muncul itu di sisi kanan & kiri sungainya lebat akan pohon, bahkan kameramen berpengalaman di alam liar si paul mungeam sampai bilang kalau daerah ini ga pernah di ekspos & ga pernah di teliti, dan tempat yg paling mirip dengan hutan jurrasic world adalah di sini (habitatnya gbahali)

    BalasHapus
  5. Mungkin binatang yang selama ini dianggap "makhluk cryptid" oleh kebanyakan orang, sebenarnya telah menjadi binatang umum yang sering dilihat oleh penduduk asli, namun seiring berjalannya zaman, keberadaan binatang ini menjadi sangat langka dan sulit untuk ditemukan, terutama di masa sekarang..

    BalasHapus
  6. mungkin yang sering ditangkap & diburu penduduk itu gbahali ukuran kecil

    BalasHapus