Jumat, 23 Februari 2018

Legenda Beast of Dean


Beast of Dean, juga diberi nama tidak resmi Moose-Pig (rusa-babi), adalah makhluk cryptid yang dilaporkan hidup, atau pernah hidup, di hutan Dean, Gloucestershire, Inggris.

Beast of Dean dikatakan menyerupai babi hutan liar (Sus scrofa), namun dengan ukuran yang sangat besar.


Penampakan Beast of Dean dimulai pada tahun 1802, ketika penduduk lokal terganggu oleh babi hutan misterius berukuran raksasa yang konon dilaporkan cukup besar untuk merobohkan pohon, menghancurkan pagar tanaman dan pagar penduduk, dan sebuah laporan dari rauman tidak wajar.


Pada akhirnya, pemburu lokal dari Desa Parkend, Gloucestershire, berhasil menangkap dan membunuh makhluk tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan, semua orang setuju bahwa makhluk itu bukanlah babi hutan yang pernah mereka temukan sebelumnya, atau bahkan berasal dari spesies asli yang telah dikenal.

Pada Maret 1807, tidak ada penampakan Beast of Dean yang dilaporkan dalam kurun waktu hampir dua abad.

Selama periode ini, penduduk setempat sering mendengar suara serak rendah di hutan di antara Parkend dan di desa dekat Bream, Gloucestershire.

Pada tahun 1998, dua penduduk lokal, James Nash dan Marshall Davies, mengklaim bahwa ketika mereka sedang melewati hutan antara Parkend dan Bream, dalam hutan yang tampak sepi, tiba-tiba terdengar suara rendah yang intensitasnya perlahan meningkat.

Kemudian terdengar suara gemerisik dedaunan, dan keduanya melihat sebuah bentuk berukuran besar datang ke arah mereka dalam kegelapan (keduanya tidak dapat memahami dan mengetahui ukuran binatang tersebut).


Mereka kemudian berlari dengan panik melewati hutan menuju jalan yang cukup terang di dekat pusat desa. Ketika mereka berhenti, sebuah raungan "tidak wajar" terdengar datang dari hutan di belakang mereka.

Keduanya merasa malu karena mereka tidak dapat memahami apa yang baru saja terjadi.

Makhluk cryptid babi berukuran besar lain yang telah diakui adalah Hogzilla.

(Sumber : cryptidz.wikia, wikipedia)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar