Selasa, 20 Februari 2018

Legenda Andean wolf


Andean wolf atau Hagenbeck's Wolf adalah makhluk atau anjing menyerupai serigala yang dilaporkan dari Andes, namun keberadaanya belum terbukti ada.

Serigala Andean pertama kali ditemukan hanya berupa kulit yang dibeli oleh agen hewan Jerman, Lorenz Hagenbeck.

Pada tahun 1926, Lorenz Hagenbeck membeli satu dari tiga kulit makhluk tersebut dari seorang pedagang di Buenos Aires yang mengklaim bahwa itu berasal dari anjing liar Andes.


Hagenbeck mengirim kulit itu ke Jerman, di mana beberapa kali dipindahkan ke beberapa museum sebelum sampai di Munich.


Ketika Dr. Ingo Krumbiegel mempelajari kulit tersebut di Jerman pada 1940, dia menyimpulkan bahwa kulit itu berasal dari spesies baru, spesies gunung dari serigala maned (serigala menyerupai anjing besar dengan bulu kemerahan) yang masih belum ditemukan.


Krumbiegel yakin bahwa ini bukan hanya seekor anjing kampung biasa.

Bagaimanapun, dia tidak membuat deskripsi spesies tersebut sampai ditemukan lebih banyak bukti mengenai keberadaannya.

Upaya analisis DNA pada sisa kulit di Munich’s zoological museum gagal karena kulit itu telah terkontaminasi dengan DNA manusia, anjing, serigala, dan babi, dan telah diperlakukan secara kimiawi.

Pada 1947, Krumbiegel menghubungkan kulit itu dengan sebuah tengkorak yang telah ia temukan sekitar sepuluh tahun sebelumnya.

Dia mengklaim bahwa tengkorak itu berukuran panjang 31 cm dan milik canid omnivora (keluarga anjing) yang jauh lebih besar dari serigala maned (tengkorak maned berukuran sekitar 24 cm).

Dia menerbitkan sebuah makalah yang mendeskripsikan binatang tersebut dan menyarankan nama ilmiah Dasycyon hagenbecki, meskipun tengkorak tersebut diduga telah hilang pada tahun 1945 selama Perang Dunia II, dan makalahnya tidak tersedia untuk dilakukan proses pemeriksaan sebelum diterbitkan secara resmi di jurnal ilmiah.

(Sumber : Wikipedia, cryptidz.wikia)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar