Minggu, 26 November 2017

Legenda Devil Bird


Devil Bird, atau dikenal juga sebagai Ulama, adalah cryptid dari Sri Lanka yang dikatakan mengeluarkan jeritan mengerikan yang berasal dari dalam hutan di malam hari.

Dalam cerita rakyat Sri Lanka, dipercaya bahwa suara jeritan burung ini adalah pertanda yang dapat meramalkan kematian.

"Devil Bird atau Ulama atau Ulalena. Identitas asli mengenai burung ini adalah salah satu misteri hutan Ceylon. Tangisan menakutkannya telah dikaitkan dengan berbagai burung. Kandidat yang paling mungkin tersebut adalah forest eagle-owl (Bubo nipalensis), the hawk-eagles dan the crested honey-buzzard (Pernis ptilorhynchus ruficollis)."
Identitas aslinya masih menjadi perdebatan, meski penemuan pada tahun 2001 menyatakan bahwa spot-bellied eagle-owl cocok dengan Devil Bird.

Spot-bellied eagle-owl

Spesimen spot-bellied eagle-owl ditemukan pada tahun 2001 oleh penduduk desa setempat.

Sebagai burung yang tidak pernah terlihat, dan dikatakan dapat menangis (menjerit), walaupun hanya dijelaskan dalam istilah yang tidak jelas, catatan Ulama mungkin merujuk ke Caprimulgus indicus kelaarti, burung spesies nightjar yang terkenal mengeluarkan semacam teriakan atau jeritan.

Caprimulgus indicus kelaarti

Dalam bukunya yang berjudul The Far off Things, Dr. R.L. Spittel, telah melakukan investigasi sistematis untuk mengidentifikasi jenis burung ini.

Menurutnya, langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengidentifikasi burung itu adalah : Suara tangisan itu harus bisa dikenali dan diartikan dengan jelas, dan tidak dibingungkan dengan suara aneh lainnya yang berada di hutan.

Burung itu seharusnya bisa ditembak ketika benar-benar sedang membuat suara tangisan, atau dari pohon tempat tangisan itu berasal. 


Setelah mati, burung itu seharusnya bisa diidentifikasi oleh seorang ahli burung (ornitologis).

Tetapi, akan lebih baik jika burung itu diabadikan dalam bentuk foto menggunakan kamera, daripada langsung menembaknya dengan menggunakan senjata.

Dugaan lain mengenai identitas asli Devil Bird adalah changeable hawk-eagle (nisaetus cirrhatus ceylanensis) dan oriental honey buzzard (Pernis ptilorhynchus).

Changeable hawk-eagle

Penduduk setempat yang benar-benar telah mendengar tangisan asli Ulama, dan telah melihat burung itu beraksi, yakin bahwa itu adalah changeable hawk-eagle.

Oriental honey buzzard

Masalah dengan spot-bellied eagle-owl sebagai identitas asli Ulama adalah dalam banyak legenda yang melibatkan burung, kisah asli dari Devil Bird sendiri adalah seseorang (dalam keadaan) menderita yang melarikan diri menuju hutan, mencengkeram kepala mereka dengan hanya satu tangan, menunjukkan bahwa seolah-olah burung (atau orang) itu memiliki kepala dengan dua jumbai telinga yang berlawanan.

Karena spot-bellied eagle-owl memiiliki jumbai telinga yang sangat menonjol, burung itu mungkin bukan Devil Bird.


Bagaimanapun, semua legenda itu mungkin berasal dari seseorang, dan seiring berjalannya waktu, detail mengenai burung itu menjadi salah dan keliru, sehingga identitas asli Devil Bird masih menjadi perdebatan, meski beberapa orang telah mengidentifikasikannya sebagai spesies baru dari spot-bellied eagle owl di Sri Lanka.

(Sumber : Wikipedia)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar