Sabtu, 16 September 2017

Makhluk misterius terdampar di pantai setelah terjadi Badai Harvey


Pada 13 September lalu, seekor makhluk laut misterius ditemukan terdampar di Texas. Kemunculan makhluk tersebut diduga disebabkan oleh badai Harvey yang menerjang Texas selama berhari-hari, sehingga membuat hewan laut berbentuk aneh itu terdampar di pantai.

Bangkai makhluk misterius yang telah membusuk itu ditemukan oleh Preeti Desai, yang bekerja dengan National Audobon Society, saat mendokumentasikan dampak badai pada habitat spesies burung di sebuah pantai yang terletak di Texas.

Menurut Fishbase.org, Earth Touch News melaporkan bahwa angin kencang disertai arus kuat dari badai Harvey yang belakangan ini terjadi, adalah alasan yang paling mungkin, mengapa hewan itu berakhir (terdampar) di pantai.

Makhluk berbentuk silinder besar itu terlihat tidak memiliki mata, namun memiliki gigi yang tajam.





"Makhluk itu mungkin sekitar 2 sampai 2,5 kaki (60 - 76 cm), dan sudah mati."

"Awalnya saya berpikir mungkin saja itu adalah sea lamprey, tetapi ketika saya lihat lebih dekat, saya menyadari bahwa itu tidak mungkin hewan itu (sea lamprey), terutama berdasarkan mulutnya."

"Itu sama sekali tidak terduga, ini bukan sesuatu yang biasa anda lihat di pantai. Saya pikir ini bisa menjadi sesuatu dari laut dalam yang mungkin telah terdampar ke pantai," kata Desai kepada BBC.

Sea Lamprey

"Kami menekannya sedikit, bahkan membalikannya, mencoba mencari tahu apa itu sebenarnya, tapi tetap tidak bisa menemukan ide (dugaan) lainnya. Jadi saya memutuskan untuk mengambil beberapa foto dan bertanya kepada (pengguna) Twitter," ujar Desai kepada Global News

"Ini adalah hal yang sangat cocok untuk Twitter, ada begitu banyak ilmuwan dan periset yang berada di dalamnya, dan mereka sangat bersedia untuk mencari tahu tentang hal-hal seperti ini."

"Saya mengikuti (follow) banyak ilmuwan dan peneliti. Ada sebuah komunitas besar dari orang-orang yang sangat membantu, terutama ketika menjawab pertanyaan tentang dunia, atau mengidentifikasikan hewan dan tumbuhan."

Dalam Twiternya, dia menambahkan beberapa foto dari makhluk itu, disertai dengan keterangan : "Oke, biologi twitter, apa sih ini ?? Ditemukan di sebuah Pantai di Texas City, TX ."


Dia juga meninggalkan belut itu di pantai, untuk membiarkan alam mengambil tindakan selanjutnya (mungkin membiarkan bangkai itu terdekomposisi secara alami).

Ahli biologi percaya bahwa makhluk yang ada pada foto tersebut adalah sejenis belut, tetapi tidak bisa memastikan jenis belutnya secara pasti.

Pendapat lain yang cukup populer mengatakan bahwa binatang itu adalah seekor fangtooth snake-eel, dikenal juga sebagai belut Tusky, yang merupakan hewan asli Teluk Meksiko.

Fangtooth snake-eel

Belut ini dapat tumbuh hingga sepanjang 33 cm.

Fangtooth snake-eel juga memiliki mata berukuran kecil. 


Dalam kasus ini, mungkin matanya telah membusuk atau terdekomposisi ketika ditemukan oleh Desai di pantai, sehingga orang-orang berpikir bahwa makhluk itu tidak memiliki mata.

Dugaan lainnya mengatakan bahwa itu adalah sejenis snaggle toothed snake-eel.

Snaggle toothed snake-eel

Snaggle toothed snake-eel

Snaggle toothed snake-eel

Dr. Kenneth Tighe dari Smithsonian National Museum of Natural History, percaya bahwa itu adalah fangtooth snake-eel, tapi makhluk itu juga bisa berasal dari keluarga belut lainnya, baik itu berasal dari garden eel atau conger eel.

"Mungkin saja itu adalah Victimus Bathyuroconger atau Xenomystax congroides."

"Ketiganya berasal dari Texas, dan memiliki gigi seperti taring besar. Sayang sekali anda tidak dapat melihat dengan jelas ujung ekornya. Hal itu akan membedakan antara ophichthid dan congrids," ujar Kenneth.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar