Kamis, 24 Agustus 2017

Misteri Satelit Black Knight terpecahkan


Sebuah foto NASA tahun 1998 dipercaya oleh beberapa orang sebagai foto yang menunjukkan satelit misterius bernama Black Knight, yang diduga milik makhluk luar angkasa, atau alien.

Menurut beberapa ahli ufo, Black Knight adalah satelit buatan yang berasal dari luar angkasa yang telah mengorbit planet Bumi selama kurang lebih 13.000 tahun.

Asal-usul legenda satelit milik alien ini diduga terjadi selama eksperimen radio Nikola Tesla pada tahun 1899. 


Ketika itu, Nikola Tesla mengumumkan bahwa dirinya menerima gelombang radio yang datang dari luar angkasa, yang kemudian mendorong orang-orang untuk berpikir tentang sesuatu (makhluk) asing di luar sana.

Nikola Tesla

Tesla mulai menerima sinyal dari luar angkasa di Laboratorium miliknya
di Fasilitas Colorado Springs pada tahun 1899

Sebuah gema atau sinyal misterius juga pertama kali didengar oleh operator radio amatir, Jorgen Hals di Oslo, Norwegia , pada tahun 1928. 


Hal itu diklaim sebagai "pesan" yang mengatakan bahwa satelit Black knight telah dikirim oleh alien dari salah satu bintang di rasi Bootes bernama Epsilon Bootis, sebagai pesan pembuka ke bumi sekitar 12.600 tahun yang lalu.


Menurut Daily Express, "Suara dari tahun 1899 dan 1928 tetap menjadi misteri, namun kemungkinan penyebabnya tidak akan jauh, termasuk sebuah satelit alien, menurut para ilmuwan."

Peneliti alien berpendapat bahwa Black Knight adalah salah satu bukti paling meyakinkan untuk mengetahui keberadaan kehidupan makhluk cerdas di luar bumi selama 20 tahun terakhir.

Pada tahun 1954, surat kabar negara bagian Amerika Serikat memuat kutipan dari Donald Keyhoe, seorang pensiunan angkatan laut dan peneliti ufo, yang mengklaim bahwa Angkatan Udara Amerika Serikat telah berhasil mendeteksi dua satelit yang mengorbit Bumi, meskipun pada waktu itu tidak ada negara yang memiliki teknologi untuk meluncurkan sebuah satelit ke luar angkasa.

Donald Keyhoe


Orang skeptis menganggap hal ini sebagai usaha Donald Keyhoe untuk mempromosikan sebuah buku tentang ufo pada waktu itu, dan munculnya berita tersebut tidak dimaksudkan untuk dianggap serius.

Pada tahun 1960, majalah TIME melaporkan bahwa Angkatan Laut Amerika Serikat telah mendeteksi benda gelap yang dianggap sebagai satelit mata-mata Soviet di orbit bumi, namun sebuah artikel lanjutan mengkonfirmasi bahwa benda itu adalah sisa-sisa satelit penemu Angkatan Udara VIII yang tersesat.

Pada tahun 1963, seorang Astronot NASA bernama Gordon Cooper mengatakan bahwa dia telah melihat "Satelit Black Knight" saat berada di luar angkasa. 


Namun, tidak ada bukti bahwa hal itu benar-benar terjadi, dan menganggap bahwa itu terjadi karena halusinasi kosmik.

Gordon Cooper

Pada tahun 1973, Duncan Lunan, seorang penulis Skotlandia, menganalisis gema radio yang telah lama tertunda yang diterima oleh Jorgen Hals pada tahun 1928 di Norwegia, dan berspekulasi bahwa itu mungkin berasal dari pesawat alien berusia 13.000 tahun yang berada di orbit sedang mengelilingi Bumi.

Dia mengatakan bahwa itu berasal dari sebuah planet yang terletak di tata surya bintang Epsilon Bootis. 


Duncan Lunan kemudian menarik kesimpulannya, karena mengaku bahwa dirinya telah membuat kesalahan, dan juga metode yang dia lakukan tidak ilmiah.

Kemudian, pada tahun 1998, sebuah objek yang diklaim sebagai Satelit Black Knight berhasil dipotret selama misi STS-88.


Namun, sebuah video NUA yang berjudul "Black Knight Satellite UFO Documentary - Truth Exposed 2015 - (Debunked), mengklaim secara meyakinkan dan membuktikan bahwa Satelit Black Knight yang difoto oleh NASA pada tahun 1998, hanyalah selimut termal milik NASA.




Dalam videonya, mereka membandingkannya dengan video NASA dalam misi Endeavour yang memperlihatkan selimut termal ISS sedang melayang di luar angkasa.



Mudah untuk mengidentifikasikan bahwa selimut itu bentuknya sama persis dengan "Satelit Black Knight" pada tahun 1988, dan menjelaskan bahwa benda itu tampak mengalami perubahan bentuk karena benda itu berputar saat jatuh.

Setelah mengeluarkan foto-foto itu pada tahun 1998, NASA juga mengatakan bahwa itu adalah selimut termal.

Kesalahpahaman ini terjadi, mungkin disebabkan karena banyak orang yang belum mengetahui, atau belum familiar dengan bentuk dari selimut termal di ISS.



Seorang wartawan angkasa bernama James Oberg, menganggap bahwa kemungkinan foto-foto itu adalah selimut termal yang telah dikonfirmasi hilang selama misi oleh Jerry L. Ross dan James H. Newman.

Di bawah ini adalah beberapa rangkaian foto perubahan bentuk dari apa yang disebut sebagai ufo black Knight, ketika sedang berada di luar angkasa. 


Foto ini memungkinkan bahwa benda itu hanyalah puing-puing (bisa itu selimut termal) yang berasal dari misi NASA.


Gambar di atas setelah diperjelas











Sedangkan foto di bawah ini adalah gabungan dari rangkain foto di atas, yang diambil dari situs abovetopsecret.


Dalam situs nasa.gov, keterangan dalam foto ini menyatakan bahwa benda yang disebut sebagai ufo tersebut, hanyalah puing-puing di luar angkasa.

satelit black knight terpecahkan

Meski sudah mendapat penjelasan yang cukup jelas, banyak peneliti ufo yang menolak dugaan Satelit Black Knight hanya sebagai selimut termal, dan bersikeras bahwa benda itu terbentuk dari konstruksi padat yang mungkin diciptakan oleh makhluk luar angkasa.

5 komentar: