Kamis, 10 Agustus 2017

Legenda Ular Wessie


Kisah tentang Ular besar yang dijuluki "Wessie" terjadi di kota kecil Westbrook, Maine. Sejak pertama kali menampakkan diri, ular ini telah menjadi legenda lokal di kota tersebut.

Penampakan ular itu dimulai pada bulan Juni 2013, ketika seorang wanita mengajukan laporan ke departemen kepolisian Westbrook yang mengklaim bahwa dirinya telah melihat seekor ular sepanjang truk, dengan kepala sebesar bola basket.

Laporan lainnya mengatakan telah melihat ular besar di dekat Riverbank Park di Westbrook, namun kali ini berukuran lebih kecil dari yang dilaporkan sebelumnya. 


Dia mengatakan kepada polisi bahwa ular itu sepanjang sebuah truk dengan kepala seukuran bola kecil.

Devin Saunders mengatakan bahwa dia melihat ular itu di dekat jembatan kereta api.

"Saya melihat ular di bebatuan. Semuanya hitam, melingkar, mungkin memiliki panjang sepanjang bangku."

Kepala polisi Janine Roberts mengatakan : "Apa yang membuatnya dapat dipercaya adalah seseorang yang benar-benar muncul, mengidentifikasi diri mereka sendiri dan menggambarkan apa yang mereka lihat."

Pada 29 Juni 2016, seekor ular besar terlihat oleh seorang petugas polisi yang sedang berpatroli di dekat Riverbank Park, sekitar pukul 3.30 pagi, saat ular berada di daerah Speirs Street.

Polisi mengatakan bahwa ular itu memakan mamalia besar, kemungkinan seekor berang-berang. 


Petugas kedua tiba beberapa saat kemudian, dan kedua polisi tersebut melihat ular itu berenang melintasi sungai Presumpscot ke Brown Street. Mereka memperkirakan hewan tersebut memiliki panjang sekitar 10 kaki (3 meter).

Petugas polisi lalu mencari ular tersebut selama sekitar semingu, setelah seorang wanita melaporkan melihatnya di dekat taman bermain, di Riverbank Park.





Orang-orang berhenti di taman, karena penasaran dan ingin mendapat kesempatan untuk melihat ular itu. 


Salah satunya bernama Susie Gale, yang mengatakan : "Saya pikir ini sangat keren dan sangat menarik, dan saya belum pernah melihat sesuatu yang besar sebelumnya. Menyenangkan rasanya memiliki semua kegembiraan dari setiap orang yang mencari ular itu. Ini seperti Monster Loch Ness."

"Ketika kamu datang ke taman, kamu harus mengecek area sudut dan daerah celah untuk memastikan bahwa dia tidak bersembunyi di sana," Kata Eric Backer, ketika mengunjungi taman bersama anaknya.

Pada 20 Agustus 2016, Polisi Westbrook diberitahu tentang penemuan kulit ular besar yang ditemukan di dekat daerah Sungai Presumpscot, di Taman Riverbank setempat. 


Kulit ular itu berukuran 12 Kaki (3,6 meter), jauh lebih besar daripada spesies ular asli di daerah tersebut.


Polisi lalu memberitahu pengunjung taman agar menjauh dari wilayah ditemukannya kulit ular tersebut, dan untuk selalu tetap waspada. 


Pesan yang diposting ke halaman Facebook Departemen Kepolisian Westbrook pun menjadi viral, dan sekali lagi mereka memperingatakan penduduk sekitar untuk tetap berhati-hati.


Pada bulan yang sama, seorang pegawai pekerja umum kota Westbrook bernama White, mengaku bahwa dia berhasil memotret ular berukuran 10 kaki (3 meter) di sekitar Riverbank Park, yang dia yakini sebagai Wessie.

Dia mengatakan kepada WBZ-TV, bahwa dia berada di taman Westbrook sekitar pukul 8 pagi. Saat mencari sampah dan puing-puing yang berserakan, tiba-tiba dia mendengar suara gemerisik di semak-semak.

"Saya merasa takut, itu (ular) menyeberangi sungai," kata White dalam sebuah wawancara telepon.

White segera mengambil telepon miliknya, dan berhasil menangkap bayangan dari apa yang dia sebut sebagai seekor ular panjang yang sedang menyeberangi sungai.

Foto yang diambil oleh White

"Sampai jenis ular tersebut sudah diketahui, kami memperingatkan orang-orang yang berada di Sungai Presumpscot untuk tetap waspada, menjaga jarak aman dari satwa liar mana pun, dan melaporkan penampakan ular ke Departemen Kepolisian Westbrook."

Pihak kepolisian menolak klaim bahwa kulit ular itu mungkin sengaja ditempatkan di sana sebagai lelucon, dan mengganggap serius laporan tentang ular besar ini.

Ular tersebut dijuluki Wessie, karena untuk menghormati Monster Loch Ness yang terkenal. 


Kisah Wessie telah menjadi sensasi internet, yang membuat ilmuwan cryptozoologist berkumpul di daerah tersebut untuk bisa melihat Wessie secara langsung.

Mengenai kulit ular yang berhasil ditemukan, sampel kulit ular itu dikirim ke Dr. John Palcyk, seorang ahli biologi di Univercity of Texas di Tyler, untuk dilakukan analisis genetik.


Pada 30 Agustus, hasil dari analisis tersebut menemukan bahwa kulit itu berasal dari seekor anaconda.

Palcyk berkata : "Itu sangat tak terduga, saya beritahu anda. Ini 100 persen cocok dengan anaconda."

Anaconda

Palcyk terkejut karena kulitnya masih dalam kondisi yang sangat baik. Biasanya ular akan bergesekan dengan pepohonan untuk mengangkat atau melepaskan kulit mati di tubuhnya, dan hal itu kerap membuat kulit lamanya hancur sampai berkeping-keping.

Untuk membenarkan pernyataan tersebut, Palcyk mengirim bukti tersebut ke Jesús Rivas, seorang ahli anaconda di New Mexico Highlands Univercity. 


Dia membandingkannya dengan data genetik anaconda dari seluruh wilayah Amerika Selatan.

Jesús Rivas mengatakan bahwa itu termasuk kulit anaconda hijau (Eunectes Murinus) yang setidaknya berumur sekitar 10 sampai 12 tahun, berdasarkan ukuran kulitnya.

Untuk beberapa alasan, itu pasti berasal dari seseorang yang berhasil menangkapnya, atau membelinya di suatu tempat, lalu membawanya ke sini, dan kemudian memutuskan untuk melepasnya ke alam liar. 


Tapi, hal semacam itu jarang terjadi di Maine. Selain itu, di Maine juga tidak sah bagi seseorang untuk memiliki seekor anaconda.

Berdasarkan ukuran dan umur ular itu, Rivas menduga bahwa anaconda tersebut keluar dari kandangnya.

"Orang yang memiliki ular dengan ukuran seperti ini, biasanya adalah pemelihara yang bertanggung jawab, dan sangat tidak mungkin berpikir bahwa hewan itu bisa bertahan di alam liar. Saya ragu jika itu dilepaskan, lebih mungkin, jika ular itu meloloskan diri," ujarnya.

Rivas kemudian mengatakan bahwa anaconda tidak ditemukan di daerah dengan suhu di bawah 72°F. Untuk Suhu di bawah 50°F saja dianggap sudah sangat fatal, dan malam hari di Maine, suhunya melewati ambang batas tersebut.

"Jika ada anaconda, pastilah hewan itu akan segera mati," kata Sean Lally, anggota kepolisian Westbrook.

Sementara itu, seorang ahli biologi di Maine Department of Inland Fisheries & Wildlife mengatakan bahwa ular raksasa tersebut mungkin telah mati sebelum bulan Oktober. Ular itu kemungkinan membeku sampai mati, karena tidak bisa bertahan pada iklim cuaca dingin.

Tidak ada yang tahu bagaimana ular itu bisa sampai di sana, sehingga membuatnya menjadi legenda di wilayah tersebut. 


Sebuah tulisan "Where's Wessie" telah menjadi bagian dari cerita rakyat Maine.


Beberapa orang percaya bahwa Wessie masih merayap di kawasan Maine. 


Kalaupun Wessie adalah benar-benar seekor anaconda, mereka berharap bisa segera menemukan dan menangkapnya dengan cepat, dan semoga saja ular itu tidak membahayakan penduduk di sekitarnya.

1 komentar:

  1. Thanks infonya jangan lupa kunjungi website kami http://bit.ly/2Mr7sFC

    BalasHapus