Senin, 19 Juni 2017

Legenda Hogzilla


Pada 17 Juni 2004, seorang pemburu bernama Chris Griffin sedang berada di hutan. Ketika itu, dia tidak dapat mempercayai apa yang dilihatnya, seekor binatang menyerupai babi dengan panjang sekitar 3,7 meter dan berat tubuh lebih dari 450 kg, terpampang di hadapannya.

Setelah kejadian tersebut, sebuah legenda pun muncul mengenai seekor babi raksasa yang berkeliaran di Georgia. Dikabarkan babi ini memiliki berat lebih dari 450 kg dengan panjang 3,7 meter dan memiliki taring berukuran lebih dari 23 cm. 


Babi raksasa ini dikenal sebagai Hogzilla, yang tinggal di rawa-rawa dan hutan wilayah Georgia.

hogzilla

Hanya sedikit orang yang benar-benar telah melihat babi ini secara langsung. 


Salah satu bukti mengenai Hogzilla adalah sebuah foto yang menunjukan Chris Griffin berdiri di samping binatang mati yang diduga sebagai Hogzilla, yang tergantung pada sebuah tali.

hogzilla
hogzilla

Chris Griffin berhasil membunuh binatang itu di River Oak Plantation dan langsung menyebarkan fotonya di internet. 


Banyak orang-orang di seluruh dunia yang mempertanyakan keaslian dari foto Hogzilla tersebut, karena bukannya tidak mungkin foto tersebut adalah foto palsu.

Seorang pemilik kebun bernama Ken Holyoak, memutuskan untuk tidak memotong dan memajang kepala babi tersebut di dinding karena terlalu besar, bahkan diameter kepalanya sebesar ban mobil.


Ken Holyoak mengatakan bahwa babi terbesar yang berada di perkebunannya adalah babi seberat 315 kg.

Sebenarnya perkebunan yang ia miliki dijadikan bisnis untuk berburu babi liar, tapi untuk seekor Hogzilla sepertinya terlalu besar bagi orang-orang untuk menembaknya.

Chris Griffin dan Ken Holyoak pun memutuskan untuk menguburnya, karena binatang tersebut terlalu besar untuk dimasukan ke dalam lemari es dan dagingnya tidak cocok untuk dimakan. 


Dikarenakan ukurannya yang sangat besar, mereka pun harus mengangkatnya menggunakan backhoe (sejenis alat berat untuk penggalian tanah), sebelum akhirnya babi tersebut berhasil dikuburkan.


Menurut seorang ahli biologi bernama Kent Kammermeyer, yang menulis tentang masalah babi liar di negara tersebut, mengatakan bahwa dia belum pernah mendengar tentang seekor babi berukuran besar yang sering disebut sebagai Hogzilla.

Meskipun banyak yang meragukan keaslian foto Hogzilla di atas, setidaknya babi dengan ukuran yang besar pernah hidup dan diabadikan dalam bentuk foto. 


Seperti beberapa foto babi berukuran besar di bawah ini :

Babi liar Carolina Utara


Babi ini berhasil dibunuh oleh pemburu veteran bernama Jett Webb di sekitar hutan Carolina Utara. Binatang ini dikatakan memiliki panjang lebih dari 2,4 meter dengan berat 227 kg.

Babi liar Virginia


Remaja ini berhasil membunuh yang mungkin menjadi babi liar terbesar di Virginia, dengan berat 247 kg dan panjang 2,1 meter. Dia melihat babi besar itu merusak halaman rumahnya, kemudian dia mengambil senapan milik dan langsung menembak binatang itu sampai mati.

Babi Coursey


Berat babi ini sekitar 499 kg dengan panjang 2,74 meter. Babi ini berhasil dibunuh oleh Bill Coursey pada tanggal 4 januari 2007 di Fayette County, Georgia.

Babi liar Australia


Babi yang berbobot 220 kg ini ditembak mati di peternakan Pilbara, Australia. Ketika pertama kali berita ini terbit, dikatakan bahwa babi ini memakan seekor sapi, tapi ternyata berita tersebut hanyalah hoax.

Babi Fred


Babi besar ini dikabarkan berhasil dibunuh oleh seorang anak yang berusia 11 tahun bernama Jamison Stone dengan menggunakan senjata revolver kaliber.50. 


Foto ini merupakan salah satu foto yang banyak menuai kontroversi karena banyaknya perdebatan mengenai keaslian dari foto ini. Sebagian mengatakan foto ini asli dan sebagian lainnya mengatakan jika foto ini palsu. 

Babi tersebut dikabarkan memiliki berat sekitar 476 kg dan panjang 2,7 meter.

Namun, pada akhirnya identitas dari babi ini terungkap, ternyata babi ini bukanlah seekor babi liar, melainkan hanya babi peternakan bernama Fred, yang kabur dari peternakannya (empat hari sebelum ditembak mati). 


Foto di bawah ini adalah foto Fred pada tanggal 3 april 2007, tepat satu bulan sebelum ditembak mati.


King Kong Hog



Butuh sebanyak 3 kali tembakan bagi Peter Maximov yang merupakan seorang pemburu babi di Chelyabinsk, Rusia untuk menjatuhkan babi ini. Dengan berat sekitar 534 kg dan tinggi bahu yang mencapai 1,5 meter, membuat babi ini terlihat berukuran sangat besar. 


Bahkan, ukuran babi ini diklaim lebih besar dari Hogzilla.

Babi Big Norm


Pemilik dari babi ini bernama Bob Peterson yang berasal dari Hubbardsville, Madison County. Dia mengatakan jika berat dari babi ini sekitar 725 kg dan memiliki panjang sekitar 2 meter, dari moncong ke ekornya. 


Dia mengklaim jika babi ini adalah babi terbesar di dunia. Tapi, sayangnya di tahun 2008, babi ini harus mati karena serangan jantung.

Ton Pig


Babi seberat 750 kg ini pernah memenangkan gelar "King of Pigs" pada 8 januari di sebuah kompetisi di Zhengzhou, China. Panjang babi ini mencapai dua meter lebih (ketika itu berusia 3 tahun). Saking besarnya, bahkan babi ini bisa membawa manusia di punggungnya. 


Pada tahun 2004, ketika babi ini berusia 4 tahun, babi yang diberi nama Ton pig ini akhirnya mati. Ketika sudah dinyatakan mati, berat dari babi ini mencapai 895 kg, bahkan ada yang mengatakan lagi berat terakhirnya mencapai 900 kg.

Big Bill




Big Bill merupakan babi terbesar di dunia dengan berat yang luar biasa, yaitu 2.552 pound atau sebesar 1.157 kg dengan tinggi 1,52 meter dan panjang 2,74 meter. 


Pemilik babi ini adalah Elias Buford Butler dari Jackson, Tennessee. Babi ini begitu besar sampai-sampai perutnya menyentuh tanah. Sejauh ini, tidak ada babi lain yang berhasil menyaingi berat dari Big Bill, sehingga menjadikan Big Bill sebagai babi terbesar yang pernah ada di dunia.

Mengenai foto di atas, Apakah semua foto di atas itu adalah foto asli ?

Ya, walaupun banyak yang menggangap foto-foto tersebut adalah palsu, kebanyakan foto-foto di atas itu adalah foto asli.

Pertanyaan lainnya adalah, jika foto tersebut asli, mengapa sebagian foto babi-babi tersebut nampak berukuran sangat besar dibandingkan dengan ukuran babi pada umumnnya ?

Jawabannya ada pada teknik pengambilan fotonya. Pada foto di atas, beberapa di antaranya memanfaatkan sifat ilusi optik, agar ukuran dari babi tersebut terlihat lebih besar.

Sebagai contoh, pada foto babi Fred, tangan dari anak tersebut terlihat tidak bersentuhan langsung dengan babinya, ini membuktikan bahwa posisi dari anak tersebut tidak sejajar dengan posisi babi itu sendiri, atau dengan kata lain, babi ini berada pada posisi yang lebih dekat dengan kamera dibandingkan dengan posisi anak yang berada jauh dari kamera, sehingga ukuran dari babi ini terlihat sangat besar. 



Agar lebih mudah memahaminya, teknik foto ini disebut dengan forced perspective.

Forced Perspective adalah teknik dalam dunia fotografi yang menciptakan ilusi pada objek, membuat objek yang letaknya jauh dari lensa kamera akan tampak kecil, sedangkan objek yang berada dekat dengan lensa kamera akan terlihat besar. 


Perhatikan foto berikut ini yang menggunakan teknik forced perspective.


Babi tersebut sebenarnya berukuran normal seperti halnya ukuran babi pada umumnya. Namun, karena menggunakan teknik foto forced perspektif, membuat ukuran dari babi ini terlihat besar dibandingkan dengan ukuran dua orang pria yang berada di sisinya.

Di bawah ini adalah beberapa foto yang menggunakan teknik forced perspective, yang membuat hewan yang memiliki ukuran biasa saja menjadi tampak lebih besar.





Mungkin pertanyaan terakhir dari legenda Hogzilla ini adalah, Apakah Hogzilla itu asli ?

Agar misteri ini dapat terpecahkan, National Geographic pun melakukan investigasi terhadap babi Hogzilla. 


Mereka membawa ahli genetika babi, ahli ekologi satwa liar dan spesialis perilaku babi, untuk bisa meneliti kembali babi ini, dan pada bulan november 2004, mereka pun menggali kembali tempat di mana hogzilla dikuburkan untuk dipelajari oleh ilmuwan forensik.

Setelah dilakukan penelitian yang serius, National Geographic mengatakan bahwa Hogzilla bisa dikatakan sangat nyata (memang ada), meskipun ukuran besarnya tidak sebesar yang mereka duga.

Selain itu, mereka juga menemukan sesuatu yang aneh dalam DNA-nya.

"Salah satu hal paling menakjubkan yang kami temukan tentang Hogzilla adalah dia termasuk nenek moyang dari babi hutan dan kami hanya bisa memikirkannya melalui pengujian DNA kami."

Para ilmuwan memastikan bahwa Hogzilla memiliki berat sekitar 363 kg dengan panjang antara 2,1 sampai 2,6 meter dan konon memiliki taring yang panjangnya mencapai 18 inci (46 cm). 


Mereka mengungkapkan bahwa binatang ini termasuk hibrida antara babi hutan dengan babi domestik. Jika dibandingkan dengan kebanyakan babi hutan, Hogzilla masih merupakan babi dengan ukuran yang sangat besar.

(Sumber : cryptidz.wikia, Wikipedia)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar